Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IHSG Reli 4 Hari Beruntun, Sektor Consumer Memimpin

IHSG menutup sesi I perdagangan hari ini, Kamis (13/8/2020) dengan penguatna 0,10 persen. Hal ini sekaligus melanjutkan reli 4 hari beruntun
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 13 Agustus 2020  |  12:04 WIB
Pengunjung berada di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (17/7/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung berada di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (17/7/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan sesi pertama hari ini, Kamis (13/8/2020) dengan penguatan tipis. Sektor konsumer memimpin penguatan indeks, mendapat angin segar dari masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi yang berakhir hari ini.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG menguat 5,09 poin atau 0,10 persen ke posisi 5.238,545 setelah bergerak di rentang 5.218,413 hingga 5.279,349 sepanjang sesi pertama perdagangan hari ini.

Dengan kenaikan ini, IHSG mencatat reli 4 hari beruntun. Pada perdagangan Rabu (12/8), IHSG mencetak kenaikan tiga hari secara beruntun setelah menguat 43,28 poin atau 0,83 persen ke posisi 5.233,452.

Hingga akhir sesi pertama, sebanyak 165 saham menguat, 212 saham melemah, dan 163 saham stagnan. Saham-saham di sektor consumer memimpin penguatan dengan kenaikan 0,80 persen, disusul sektor perkebunan sebesar 0,64 persen.

Sementara itu, sektor properti, perdagangan, dan keuangan membatasi penguatan indeks. Sektor properti turun 0,45 persen, perdagangan 0,21 persen, dan keuangan 0,04 persen.

Saham PT Unilever Indonesia Tbk. memimpin penguatan di sektor konsumer dengan penguatan 1,24 persen, dsisusul saham PT Indofood Sukses Makmur sebesar 1,77 persen.

Sementara itu, saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Sarana Menara Nusantara Tbk. menjadi penekan indeks. Kedua saham tersebut masing-masing turun 1,22 persen dan 5,96 persen.

Untuk diketahui, hari ini adalah tanggal terakhir pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi di DKI Jakarta. Saham-saham di sektor ritel dan consumer pun mendapat angin segar.

Saham pengelola department store naik, yaitu PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF) dan PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) masing-masing 3,57 persen dan 2,40 persen.

Selain itu saham PT Mitra Adiperkasa Tbk. juga naik 1,44 persen, disusul saham PT Erajaya Swasembada Tbk. sebesar 0,90 persen. Tak ketinggalan saham-saham emiten rokok parkir di zona hijau, mulai PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Gudang Garam Tbk, dan PT Bentoel Investama Tbk.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG sektor konsumer Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top