Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dana Kelolaan Eastspring Indonesia Rp84,39 Triliun, Tumbuh 5,39 Persen

Chief Investment Officer Eastspring Indonesia Ari Pitojo menjelaskan kenaikan AUM perseroan ditopang oleh penguatan IHSG sebesar dan kenaikan indeks IBPA INDOBex Government Bond pada bulan lalu.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 08 Agustus 2020  |  12:11 WIB
Eastpring Investment Indonesia menggelar acara Market Outlook 2019 untuk para nasabah dan mitra bisnisnya dengan tajuk "Keep Calm and Invest On", pada Selasa (26/2/2019). - Istimewa
Eastpring Investment Indonesia menggelar acara Market Outlook 2019 untuk para nasabah dan mitra bisnisnya dengan tajuk "Keep Calm and Invest On", pada Selasa (26/2/2019). - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — PT Eastspring Investments Indonesia (Eastspring Indonesia) mencatatkan kenaikan dana kelolaan atau asset under management (AUM) pada Juli 2020.

Dana kelolaan perusahaan manajer investasi asal Inggris tersebut tercatat senilai Rp84,39 triliun pada akhir Juli 2020 atau naik 5,39 persen dari bulan sebelumnya senilai Rp80,07 triliun.

Chief Investment Officer Eastspring Indonesia Ari Pitojo menjelaskan kenaikan AUM perseroan ditopang oleh penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) sebesar 4,98 persen dan kenaikan indeks IBPA INDOBex Government Bond sebesar 2,71 persen sepanjang bulan lalu.

“Investor kami [juga] melakukan pembelian melihat valuasi yang menarik karena indeks sudah terkoreksi dalam,” kata Ari kepada Bisnis, Jumat (7/8/2020).

Dirinya menunjukkan beberapa sentimen positif seperti potensi pemulihan ekonomi pasca Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), perkembangan vaksin Covid-19, dan prospek peningkatan belanja pemerintah juga menambah kepercayaan diri investor di pasar modal.

Secara industri, total dana kelolaan reksa dana juga mengalami kenaikan pada bulan lalu menjadi Rp503,2 triliun atau tumbuh 4,28 persen dibandingkan Juni senilai Rp482,54 triliun.

Melihat data historis, AUM reksa dana anjlok ke bawah Rp500 triliun untuk pertama kalinya sejak November 2018 ketika Indonesia mengumumkan kasus pertama Covid-19 pada akhir kuartal I/2020.

Ari menilai total AUM reksa dana bisa bertahan di atas level Rp500 triliun sampai dengan akhir tahun dan besar kemungkinan bisa naik lebih tinggi lagi.

Kenaikan dana kelolaan reksa dana nantinya akan didukung oleh sejumlah indikator ekonomi di berbagai negara yang menyiratkan adanya peningkatan aktivitas pasca relaksasi aktivitas publik.

“Jika situasi Covid-19 tidak memburuk, rasanya kemungkinan kembali lockdown lebih rendah, apalagi mengingat biaya ekonomi yang ditimbulkannya,” ujar Ari

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

eastpring investments indonesia manajer investasi
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top