Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Asing Lepas Saham Grup Djarum, IHSG Anjlok 1 Persen

Akhir sesi I, IHSG koreksi 1,06 persen atau 54,95 poin menjadi 5.123,32. Sepanjang perdagangan indeks bergerak di rentang 5.119,68-5.187,37.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 07 Agustus 2020  |  11:46 WIB
Karyawan beraktifitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (23/6/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha
Karyawan beraktifitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (23/6/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada perdagangan Jumat (7/8/2020) seiring dengan derasnya net sell asing.

Pada perdagangan Jumat (7/8/2020) akhir sesi I, IHSG koreksi 1,06 persen atau 54,95 poin menjadi 5.123,32. Sepanjang perdagangan indeks bergerak di rentang 5.119,68-5.187,37.

Terpantau 136 saham menguat, 279 saham koreksi, dan 139 saham stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp6,65 triliun dengan net sell hingga Rp1,09 triliun.

Sejumlah saham yang dilego asing paling besar ialah PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR) dengan net sell Rp596,5 miliar. Saham TOWR pun tumbang 6,09 persen menjadi Rp1.080.

Selanjutnya, saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) mencatatkan net sell Rp61,5 miliar. Saham BBCA merosot 1,44 persen menuju Rp30.850. Adapun, TOWR dan BBCA merupakan entitas Grup Djarum milik konglomerat Keluarga Hartono.

Pada penutupan perdagangan Kamis (6/8/2020), IHSG berhasil parkir di level 5178,27 setelah menguat 51,22 poin atau 1 persen dibandingkan penutupan sebelumnya. Sepanjang perdagangan indeks bergerak di rentang 5.127,1 - 5.187,96.

Sementara itu, hingga akhir sesi I hari ini 9 sektor mangalami pelemahan, dipimpin industri dasar yang terkoreksi 1,56 persen. Adapun, sektor perkebunan menjadi yang satu-satunya menghijau dengan kenaikan 0,97 persen.

Kapitalisasi pasar mencapai Rp5.957,73 triliun, terkoreksi dari sebelumnya yang menembus Rp6.000 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI bca sarana menara nusantara djarum
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top