Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Laba ICBP Tumbuh 31,2 Persen, Ini Rekomendasi Mirae Asset Sekuritas

Laba ICBP mencapai sebesar Rp3,38 triliun, naik signifikan dibandingkan capaian perseroan pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp2,57 triliun.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 03 Agustus 2020  |  11:12 WIB
Laba ICBP Tumbuh 31,2 Persen, Ini Rekomendasi Mirae Asset Sekuritas
Petugas sedang menurunkan karton produk mi instan Indomie. Mi instan merupakan salah satu produk unggulan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. - indofood.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten konsumer PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) berhasil mencetak pertumbuhan laba signifikan pada paruh pertama tahun ini.

Dikutip dari laporan keuangan per 30 Juni 2020 yang dipublikasikan di harian Bisnis Indonesia edisi Senin (3/8/2020), perseroan mencatatkan pertumbuhan laba bersih 31,2 persen secara tahunan.

Realisasi ini menunjukkan perolehan laba emiten berkode saham ICBP tersebut sebesar Rp3,38 triliun, naik signifikan dibandingkan capaian perseroan pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp2,57 triliun.

Adapun, pertumbuhan laba bersih disebabkan oleh kenaikan penjualan 4,14 persen secara tahunan menjadi Rp23,05 triliun.

Kendati, beban pokok penjualan (+0,67 persen yoy), beban penjualan dan distribusi (+5,1 persen yoy), serta beban umum dan administrasinya (+11,06 persen yoy) meningkat namun perseroan mampu mencatatkan pertumbuhan dari lini penghasilan operasi lain (+133,8 persen yoy) dan menurunkan beban operasi lain (-0,62 persen yoy).

Analis Mirae Asset Sekuritas Mimi Halimin menyatakan data ini menunjukkan laba bersih perseroan pada kuartal kedua tahun ini adalah sebesar Rp1,4 triliun, naik 12,8 persen secara tahunan dan turun 29,6 persen secara kuartalan.

“Laba bersih semester pertama ICBP dianggap masih di atas ekspektasi, realisasi 63,6 persen dari estimasi laba kami dan 60,3 persen dari estimasi laba konsensus untuk keseluruhan tahun 2020,” tulis Mimi dalam publikasi risetnya, Senin (3/8/2020).

Sekuritas menilai penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) berdampak pada perlambatan ekonomi pada periode kuartal dua tahun 2020. Hal ini tercermin dari perolehan pendapatan ICBP sebesar Rp11 triliun, tumbuh 1,5 persen secara tahunan tetapi menurun 8 persen secara kuartalan.

Sampai dengan saat ini, Mimi masih mempertahankan rekomendasi beli saham ICBP dengan target harga Rp11.900.

Singkatnya, sekuritas menilai kinerja ICBP pada paruh pertama tahun ini masih optimal di tengah kondisi yang menantang pada tahun ini. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indofood cbp sukses makmur
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top