Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Wow! Saham Kalbe Farma (KLBF) Melesat, Indeks Bisnis-27 Kembali Bugar

Dari 27 anggota konstituen indeks, 19 emiten terpantau menguat, 2 emiten berada pada posisi stagnan, sementara 6 emiten lain berada dalam posisi melemah.
Karyawan memantau pergerakan harga saham di Kantor Mandiri Sekuritas,  Jakarta, Rabu (15/7/2020). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Karyawan memantau pergerakan harga saham di Kantor Mandiri Sekuritas, Jakarta, Rabu (15/7/2020). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Bisnis-27 kembali melanjutkan tren penguatannya pada pembukaan pasar Rabu (22/7/2020), setelah ditutup di zona hijau pada perdagangan sebelumnya.

Setelah dibuka pada level 458,145, indeks hasil kerjasama Bursa Efek Indonesia dan harian Bisnis Indonesia tersebut menguat 0,28 persen atau 1,26 poin ke level 459,407 pada pukul 09.02 WIB. Sepanjang perdagangan indeks bergerak di kisaran 458,145 hingga 462,039.  

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan sebelumnya Selasa (21/7/2020), indeks Bisnis-27 ditutup menguat 1,51 persen atau 6,8 poin ke level 458,145.

Dari 27 anggota konstituen indeks, 19 emiten terpantau menguat, 2 emiten berada pada posisi stagnan, sementara 6 emiten lain berada dalam posisi melemah.

Penguatan indeks ditopang oleh emiten farmasi PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) dengan kenaikan  sebesar 3,95 persen atau 60 poin ke level Rp1.580.

Adapun, berdasarkan besaran transaksi, saham KLBF juga terpantau paling banyak diperjualbelikan pada awal perdagangan hari ini. Hingga pukul 09.10 WIB, saham KLBF sudah ditransaksikan sebanyak Rp98,03 miliar dengan total jual bersih asing di pasar reguler mencapai Rp27,31 miliar.

Kenaikan saham KLBF sejatinya tersulut oleh sentimen vaksin yang disuarakan oleh PT Indofarma Tbk. (INAF) pada Senin (20/7/2020) yang akhirnya mendongkrak semua emiten saham farmasi pada perdagangan sebelumnya.

Kemarin, 9 emiten farmasi terkerek harga sahamnya akibat dari katalis positif tersebut. KLBF pun menutup perdagangan dengan nilai transaksi terbesar diantara semua emiten farmasi dengan turnover sebesar Rp662,59 miliar.

Di sisi lain, saham emiten kertas PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk. (TKIM) menjadi pemberat indeks pada awal perdagangan hari ini dengan penurunan sebesar 1,04 persen atau 75 poin ke level Rp7.125.

Berbeda dari situasi hari sebelumnya, saham PT Astra International Tbk. (ASII) yang sebelumnya menjadi penopang indeks kini berubah menjadi pemberat indeks dengan koreksi 0,93 persen atau 50 poin ke level Rp5.325.

Bersamaan dengan indeks Bisnis-27, kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga terpantau dibuka pada zona hijau di awal perdagangan hari ini. IHSG dibuka pada level 5.138,400, naik 0,46 persen atau 23,691 poin hingga pukul 09.19 WIB.

Di sisi lain, bursa Asia ternyata juga dibuka variatif pada awal perdagangan hari ini. Indeks Jepang Nikkei 225 melemah 0,3 persen sedang indeks Hong Kong Hang Seng juga naik 0,13 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper