Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Saham Telkom (TLKM) Cenderung Stagnan Setelah Buka Blokir Netflix, Kenapa Ya?

Pergerakan saham Telkom di awal perdagangan hari ini cenderung stagnan.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 08 Juli 2020  |  10:19 WIB
Direktur Utama PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. Ririek Adriansyah (dari kiri) berbincang dengan Direktur Digital Business Muhammad Fajrin Rasyid, Direktur Wholesale & International Service Dian Rachmawan dan Direktur Consumer Service FM Venusiana R seusai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Jumat (19/6/2020). Bisnis - Abdullah Azzam
Direktur Utama PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. Ririek Adriansyah (dari kiri) berbincang dengan Direktur Digital Business Muhammad Fajrin Rasyid, Direktur Wholesale & International Service Dian Rachmawan dan Direktur Consumer Service FM Venusiana R seusai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Jumat (19/6/2020). Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan saham saham emiten telekomunikasi PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (TLKM) cenderung stagnan pada pembukaan pasar Rabu (8/7/2020).

Hingga pukul 09.38 WIB, saham TLKM masih bergerak pada posisi Rp3.120, sama seperti harga penutupan pasar pada hari sebelumnya Selasa (7/7/2020).Adapun, saham emiten pelat merah tersebut ditransaksikan dalam rentang Rp3.110 hingga Rp3.160 pada awal perdagangan hari ini.

Berdasarkan besaran transaksi, saham TLKM sudah ditransaksikan sebesar Rp88,13 miliar, kendati demikian total jual beli asing masih tinggi yakni sebesar Rp11,19 miliar. Hingga pukul 10.07 WIB, harga saham Telkom beringsut  naik 0,32 persen ke level 3.130.

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menyebutkan bahwa secara teknikal pihaknya melihat saham TLKM masih memiliki 2 skenario.

“Untuk support terdekatnya di Rp3.010 dan support penting di Rp2.970. Selama TLKM belum menembus kedua support tersebut maka kami masih memperkirakan TLKM berpeluang menguat untuk menguji level Rp3.180 dan Rp3.250,” jelas Herditya kepada Bisnis, Rabu (8/7/2020).

Pada perdagangan hari sebelumnya, Selasa (7/7/2020), saham TLKM sempat ditutup menguat 2,3 persen ke level Rp3.120. Saham emiten telekomunikasi tersebut juga menjadi yang paling banyak dibeli asing dengan net foreign buy mencapai Rp147,2 miliar. 

Hal ini ditengarai tersulut oleh sentimen pembukaan pemblokiran Netflix oleh Telkom yang dilaksanakan pada Selasa (7/7/2020).

Sebelumnya, Vice President Corporate Communication Telkom Arif Prabowo mengatakan pembukaan akses Netflix ini merupakan apresiasi Telkom terhadap komitmen Netflix untuk mengikuti sejumlah penyesuaian untuk pasar Indonesia.

“Telkom mengapresiasi perubahan pendekatan yang dilakukan Netflix untuk pasar Indonesia dan karenanya memberi kesempatan pada pelanggan Telkom Group untuk dapat mengakses beragam konten hiburan,” tutur Arif dalam keterangan tertulis yang diterima Bisnis, Selasa (7/7/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

telkomsel
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top