Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bukit Asam (PTBA) RUPST Hari Ini, Bagaimana Nasib Direksi dan Pembagian Dividen?

Bukit Asam mengagendakan perubahan pengurus perseroan dalam RUPST hari ini, Rabu (10/6/2020). Satu posisi direksi yang lowong dipastikan akan dihuni figur baru. Selain itu, RUPS juga akan membahas usulan penggunaan laba untuk dividen sebesar 75 persen.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 10 Juni 2020  |  06:52 WIB
Angkutan batu bara berbasis rel di Sumatra Selatan. - ptba.co.id
Angkutan batu bara berbasis rel di Sumatra Selatan. - ptba.co.id

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten batu bara milik negara, PT Bukit Asam Tbk., akan melangsungkan rapat umum pemegang saham tahunan untuk tahun buku 2019 pada, Rabu (10/6/2020).

Bukit Asam memiliki tujuh mata acara dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST), Rabu (10/6/2020). Dua topik yang menjadi sorotan utama yakni penetapan penggunaan laba bersih termasuk pembagian dividen tahun buku 2019 serta perubahan susunan pengurus perseroan.

Sebagai gambaran, emiten berkode saham PTBA itu melaporkan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai Rp4,05 triliun per 31 Desember 2019. Realisasi itu turun 19,24 persen dibandingkan dengan Rp5,02 triliun periode 2018.

PTBA dikenal sebagai emiten yang royal dalam membagikan dividen. Produsen batu bara itu juga masuk ke dalam konstituen IDX High Dividend 20 (IDXHIDIV20).

IDXHIDIV20 beranggotakan 20 saham yang membagikan dividen tunai selama 3 tahun terakhir. Tidak hanya itu, penghuni indeks itu juga dikenal memiliki dividend yield yang tinggi.

PTBA membagikan dividen senilai Rp3,76 triliun atau 75 persen dari laba tahun buku 2018. Dengan demikian, nilai yang diterima oleh pemegang saham Rp339,63 per lembar.

Tahun sebelumnya, PTBA juga membagikan dividen dengan rasio pembayaran atau dividend payout ratio (DPR) 75 persen. Perseroan memutuskan membagikan dividen tunai dengan total Rp3,35 triliun atau Rp318,52 per lembar saham untuk kinerja tahun buku 2017.

Dari agenda perubahan susunan pengurus perseroan, ramuan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir untuk PTBA tengah dinantikan. Pasalnya, dia telah merombak jajaran direksi dua anggota Holding BUMN Pertambangan lainnya, PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) dan PT Timah Tbk. (TINS).

Untuk PTBA, Erick belum melakukan perubahan susunan pengurus perseroan secara besar-besaran. Perubahan hanya terjadi karena dilantiknya Suryo Eko Hadianto yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Operasi dan Produksi Bukit Asam menjadi Direktur Transformasi Bisnis di PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero). 

Adapun, posisi yang ditinggalkan Suryo diisi oleh Direktur Niaga Bukit Asam Adib Ubaidillah selaku Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Operasi dan Produksi. Dengan demikian, mayoritas pengurus PTBA saat ini merupakan orang-orang yang diangkat pada masa kepemimpinan Menteri BUMN Rini Soemarno periode 2014-2019.

Sebelumnya, Pengamat BUMN dari Universitas Indonesia Toto Pranoto mengatakan direksi 3 BUMN tambang itu baru mengalami perubahan awal tahun ini. Dengan demikian, perlu dipertimbangkan dengan matang apabila ada perubahan lagi dalam RUPST mendatang.

“Direksi yang baru dibentuk butuh waktu dalam fine tuning bisnis dan mungkin perlu diberikan waktu untuk unjuk kinerja. Misalnya, setelah berjalan dua semester dan performance tidak sesuai harapan mungkin opsi penggantian bisa dilakukan,” jelasnya kepada Bisnis, Selasa (9/6/2020).

Seperti diketahui, TINS dan ANTM juga akan menggelar RUPST pada, Kamis (11/6/2020). Keduanya juga memiliki agenda persetujuan perubahan susunan pengurus perseroan.

Toto menilai pergantian direksi BUMN yang terlalu sering, apalagi di perusahaan terbuka, akan memicu ketidakpastian tentang prospek perusahaan ke depan. Akibatnya, bisa tumbuh keraguan di investor.

“Kalaupun ada penggantian mungkin di PTBA karena belum ada penggantian manajemen pengelola dalam beberapa tahun terakhir,” imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

batu bara bukit asam
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top