Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Indeks Kepercayaan Zona Euro Meningkat dari Rekor Terendah

Sentimen ekonomi di Eropa meningkat dari rekor terendah setelah perusahaan mulai membuka kembali aktivitas bisnisnya menyusul pelonggaran pembatasan oleh sejumlah negara.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 28 Mei 2020  |  17:09 WIB
Bursa Efek Frankfurt, Jerman. - Bloomberg
Bursa Efek Frankfurt, Jerman. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Sentimen ekonomi di Eropa meningkat dari rekor terendah setelah perusahaan mulai membuka kembali aktivitas bisnisnya menyusul pelonggaran pembatasan oleh sejumlah negara.

Dilansir Bloomberg, meningkatnya indeks Komisi Eropa ini konsisten dengan laporan serupa dalam beberapa pekan terakhir yang menunjukkan zona euro perlahan-lahan keluar dari krisis terburuknya.

Pada saat yang sama, hilangnya pekerjaan dan bisnis akibat lockdown dan pembatasan selama berminggu-minggu terakhir kemungkinan akan menyebabkan kerusakan yang berkelanjutan pada jalinan ekonomi.

Pemulihan kepercayaan industri pada Mei didorong sepenuhnya oleh ekspektasi peningkatan produksi, yang memulihkan kira-kira setengah kemerosotan dari dua bulan sebelumnya.

Pada saat yang sama, produsen menjadi lebih pesimis terhadap permintaan, sedangkan sentimen sektor jasa juga memburuk, mencerminkan tekanan khusus pada hotel, restoran, dan pariwisata.

Badan eksekutif Uni Eropa meluncurkan paket stimulus pada Rabu senilai 750 miliar euro (US$825 miliar) dari penerbitan surat utang bersama. Paket stimulus tersebut akan difokuskan ke anggota Uni Eropa yang paling terkena dampak pandemi termasuk Italia dan Spanyol.

Sejumlah negara juga telah mengumumkan inisiatif untuk membantu ekonomi mereka kembali. Awal pekan ini, Presiden Prancis Emmanuel Macron meluncurkan serangkaian langkah kebijakan untuk menghidupkan kembali industri mobil Prancis yang sedang kesulitan. Sementara itu, Jerman akan mempresentasikan rencana komprehensif pada awal Juni.

Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde memuji negara-negara anggota atas tanggapan cepat mereka dan berusaha meredakan kekhawatiran bahwa peningkatan pengeluaran akan menghasilkan krisis utang baru.

Pejabat ECB telah mempertahankan suku bunga acuan dalam pertemuan terakhir dan meluncurkan rencana pembelian obligasi zona euro senilai 750 miliar euro, yang kemungkinan akan ditingkatkan pada pertemuan Dewan Pemerintahan pekan depan.

Pada saat itu, proyeksi ekonomi baru akan tersedia. Komisi Eropa telah memperkirakan penurunan output zona euro sebesar 7,7 persen tahun ini, sedangkan ECB memperkirakan penurunan antara 8 persen dan 12 persen.

Dengan upaya untuk menghidupkan kembali pertumbuhan ekonomi, indeks sentimen ekonomi naik menjadi 67,5 dari 64,9 pada April. Angka itu diperbarui untuk memperhitungkan perubahan data Prancis.

Sementara itu, sentimen bisnis naik tipis di Belanda, Jerman, dan Spanyol dan tidak berubah di Prancis.

Sementara itu, indeks ekspektasi ketenagakerjaan zona euro bangkit kembali pada bulan Mei tetapi secara historis tetap pada level rendah. Jumlah lapangan kerja yang hilang masih meningkat, terutama di industri yang paling terpukul oleh pandemi ini. Pengangguran meningkat, bahkan di Jerman yang menawarkan program dukungan terhadap perusahaan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa eropa
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top