Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dian Swastatika (DSSA) Tambah Modal Anak Usaha Rp1,15 Triliun

penutupan anak usaha, pendirian entitas baru dan menambah modal di anak usaha. Sekretaris Perusahaan Susan Chandra melaporkan perseroan baru saja meningkatkan modal di entitas anak PT DSSP Power Mas Utama.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 28 April 2020  |  13:23 WIB
Sebuah trailer sedang mengangkut lapisan tanah di area pertambangan PT Golden Energy Mines Tb (GEMS). GEMS adalah anak usaha PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. - goldenenergymines.com
Sebuah trailer sedang mengangkut lapisan tanah di area pertambangan PT Golden Energy Mines Tb (GEMS). GEMS adalah anak usaha PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. - goldenenergymines.com

Bisnis.com, JAKARTA – Anak usaha Grup Sinarmas PT Dian Swastatika Sentosa Tbk dalam sebulan gencar melakukan ekspansi dan efisiensi bisnis. Salah satunya penambahan modal untuk entitas anak dengan nilai lebih dari Rp1 triliun.

Emiten berkode saham DSSA itu tercatat melakukan penutupan anak usaha, pendirian entitas baru dan menambah modal di anak usaha. Sekretaris Perusahaan Susan Chandra melaporkan perseroan baru saja meningkatkan modal di entitas anak PT DSSP Power Mas Utama.

DSSA sebelumnya menaruh modal sebesar Rp1,77 triliun lalu naik 65,12 persen menjadi Rp2,93 triliun. Dengan kata lain tambahan untuk DSSP Power Mas Utama mencapai Rp1,15 triliun sehingga saham yang dimiliki DSSA mencapai 2,9 juta lembat saham.

“Peningkatan modal tidak memiliki dampak signifikan terhadap kondisi keuangan,” katanya dikutip pada Selasa (28/4).

Dalam catatan Bisnis, PT DSSP Power Mas Utama didirikan pada 2014 sebagai perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan, pembangunan, industri, dan jasa. Adapun modal dasar PT DSSP Power Mas Utama adalah sebesar Rp1 triliun yang terbagi atas 1 juta lembar saham. Sementara modal ditempatkan dan disetor sebesar Rp370,7 miliar yang terbagi atas 370.700 lembar saham.

Selain itu, DSSA juga tercatat mendirikan entitas baru bernama PT Energi Mas Anugrah Semesta (EMAS). Entitas baru itu bergerak di bidang jasa konsultasi manajemen. Kepemilikan saham Perseroan dalam EMAS adalah 99,99 persen. EMAS mulai didirikan pada 24 April 2020.

Pada pertengahan April, perseroan juga tercatat penutup entitas One Global Power Limited yang berkedudukan di Hong Kong. Dalam laporan tahunan 2018 Dian Swastatika Sentosa, One Global Power Limited berada di bawah PT DSSE Energi Mas Utama. Perusahaan itu menjalankan lini bisnis penyediaan tenaga listrik dan bisnis pendukungnya.

One Global Power Limited dijelaskan sebagai entitas anak tidak langsung yang memiliki kegiatan usaha penyertaan saham dan berlokasi di Hong Kong. Laporan Tahunan 2018 menyebutkan persentase kepemilikan sebesar 99,999 persen dengan status tidak beroperasi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sinarmas aksi emiten
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top