Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Di Tengah Covid-19, Unilever Pacu Penjualan Produk Pembersih

Unilever mengungkapkan permintaan kuat untuk pembersih rumah tangga di bawah merek Domestos dan Cif telah mengimbangi penurunan produk es krim.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 23 April 2020  |  17:57 WIB
Unilever - www.unilever.co.id
Unilever - www.unilever.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - Unilever mempercepat peluncuran produk pembersih baru setelah pesanan di masa pandemi virus Corona merusak penjualan produk makanan perusahaan

Produsen barang konsumen ini mengaktifkan fasilitas dukungan keuangan tahun ini setelah melaporkan penjualan yang landai pada kuartal pertama.

Laporan penjualan ini berada di bawah ekspektasi analis yang memperkirakan pertumbuhan 2,1%. Saham jatuh sebanyak 4,1 persen Kamis pagi di bursa Amsterdam.

Unilever mengungkapkan permintaan kuat untuk pembersih rumah tangga di bawah merek Domestos dan Cif telah mengimbangi penurunan produk es krim.

Chief Executive Officer Unilever Alan Jope menuturkan perusahaan akhirnya mempercepat peluncuran jajaran produk higienis berbasis tumbuhan di China.

Selain itu, Jope mengemukakan perusahaan juga memperluas produksi pembersih tangan, yang merupakan bagian kecil dari bisnis Unilever sebelum krisis Covid-19.

Sekarang sekitar 30 fasilitas produksi Unilever di seluruh dunia memproduksi pembersih tangan. Sebagian besar gel pembersih tangan disumbangkan untuk upaya kesehatan masyarakat, tetapi beberapa lainnya dijual.

Perusahaan mengambil langkah-langkah untuk mempertahankan arus kasnya dan berupaya mempertahankan pembagian dividen, setidaknya untuk kuartal pertama.

Di tengah kondisi saat ini, Jope menuturkan perusahaan tengah meninjau bisnis minuman tehnya. Pasalnya, produk teh hitam mengalami penurunan struktural dan kondisi krisis tidak mengubah pandangan Unilever tentang prospek dari produk tersebut.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

unilever Virus Corona

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top