Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Restrukturisasi Utang, Indofarma Hemat Beban Bunga Rp30 Miliar

Restrukturisasi kredit dilakukan dengan tiga kreditur yang seluruhnya lembaga keuangan milik negara.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 21 April 2020  |  16:00 WIB
Karyawan memeriksa obat yang diproduksi PT Indofarma Tbk. di Cibitung Bekasi, Jawa Barat. - .Bisnis/Endang Muchtar
Karyawan memeriksa obat yang diproduksi PT Indofarma Tbk. di Cibitung Bekasi, Jawa Barat. - .Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA – PT Indofarma Tbk. (INAF) menyatakan telah memperbaiki struktur keuangan dan menerapkan efisiensi biaya melalui restrukturisasi pinjaman dengan kreditur.

Direktur Utama Indofarma Arief Pramuhanto mengatakan pada 2019 lalu perseroan sudah melakukan restrukturisasi dengan pihak perbankan, terutama kreditur dari kalangan bank pelat merah.

“Kita punya tiga bank kreditur yaitu ada Mandiri, BNI dan bank ekspor (Exim Bank), kita sudah restrukturisasi,” ujar Arief saat menjalani Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR RI, Selasa (21/04/2020).

Dia menambahkan, restrukturisasi utang membuat Indofarma bisa mencetak efisiensi sekitar Rp30 miliar. Efisiensi timbul dari penghematan beban bunga.

Menurut Arief, restrukturisasi utang merupakan salah satu strategi agar perseroan mampu mencetak laba pada tahun ini. 

Dari sisi operasional,  Indofarma akan memperbesar portofolio segmen penjualan reguler dan mengurangi dominasi segmen penjualan tender sebesar 50 persen dan e-catalog sebesar 20 persen.

Emiten bersandi saham INAF itu juga akan memperbesar portofolio produk alat kesehatan sesuai dengan arahan dari Kementerian BUMN. Untuk diketahui, Indofarma kini diarahkan untuk menjadi BUMN yang bergelut di bidang alat kesehatan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BUMN indofarma Kinerja Emiten
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top