Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

10 Saham Paling Buntung Perdagangan 23-27 Maret 2020

Saham PT Nusantara Almazia Tbk. membukukan penurunan harga terdalam (top losers) sepanjang pekan lalu, periode 23-27 Maret 2020.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 30 Maret 2020  |  05:14 WIB
Papan elektronik menampilkan perdagangan harga saham di Jakarta, Senin (23/3/2020). Bisnis - Dedi Gunawan
Papan elektronik menampilkan perdagangan harga saham di Jakarta, Senin (23/3/2020). Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Saham PT Nusantara Almazia Tbk. membukukan penurunan harga terdalam (top losers) sepanjang pekan lalu, periode 23-27 Maret 2020.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia yang dikutip Bisnis.com, Senin (30/3/2020), harga saham dengan sandi NZIA ini anjlok 24,65 persen sepanjang pekan tersebut menjadi Rp324 per lembar saham.

Pada perdagangan pekan sebelumnya yang berakhir Jumat (20/3/2020), perusahaan yang bergerak di bidang properti tersebut membukukan harga saham sebesar Rp430 per saham.

Mengekor penurunan NZIA pada pekan 23-27 Maret adalah saham PT Jaya Bersama Indo Tbk. (DUCK) yang anjlok 24,44 persen (lihat tabel).

Di sisi lain, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menyentuh level 4.545,57 dengan lonjakan 8,36 persen pada penutupan perdagangan Jumat (27/3/2020) dari level penutupan perdagangan pekan sebelumnya.

Sepanjang perdagangan pekan yang berakhir pada Jumat (20/3/2020), IHSG terbenam di level 4.194,94 dengan penurunan tajam 14,52 persen di tengah mengganasnya pandemi virus corona (Covid-19) di penjuru dunia.

Meski aksi jual besar-besaran tampak berlanjut sepanjang tiga hari pertama pekan lalu, IHSG mampu membalik kondisinya dan membukukan kenaikan tajam pada dua hari perdagangan terakhir sekaligus mematahkan kemalangan yang tercatat dua pekan berturut-turut sebelumnya.

Volume perdagangan saham sepanjang 23-27 Maret 2020 mencapai 34,06 miliar lembar saham, dengan nilai Rp38,47 triliun. Adapun nilai kapitalisasi pasar mencatatkan lonjakan sekitar 8,36 persen menjadi Rp5.259,81 triliun dari Rp4854,05 triliun pada penutupan pekan sebelumnya.

Seluruh 10 sektor pada indeks sektoral membukukan kinerja positif sepanjang pekan lalu, dipimpin finansial (+11,15 persen), pertanian (+10,32 persen), dan pertambangan (+10,27 persen).

Investor asing pun membukukan aksi beli bersih (net buy) senilai sekitar Rp289 miliar sepanjang pekan 23-27 Maret. Aksi beli saham tercatat hingga 7,18 miliar lembar senilai Rp16,68 triliun, sedangkan aksi jual investor asing mencapai 7,32 miliar lembar saham dengan nilai Rp16,39 triliun.

Berikut adalah perincian 10 saham dengan penurunan harga terdalam atau Top Losers periode 23-27 Maret 2020:

Saham

Harga Pekan Lalu (Rp)

Harga Pekan Sebelumnya (Rp)

Perubahan (persen)

PT Nusantara Almazia Tbk

324

430

-24,65

PT Jaya Bersama Indo Tbk

408

540

-24,44

PT Blue Bird Tbk

1.055

1.395

-24,37

PT Kawasan Industri Jababeka Tbk

140

185

-24,32

PT Menteng Heritage Realty Tbk

655

865

-24,28

PT Grand Kartech Tbk

630

830

-24,10

PT Envy Technologies Indonesia Tbk

161

212

-24,06

PT Indonesia Prima Property Tbk

384

505

-23,96

PT Pan Brothers Tbk

200

260

-23,08

PT Lion Metal Works Tbk

302

390

-22,56

Sumber: BEI

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top