Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Virus Corona Menghantui Properti, Repower Asia (REAL) Masih Yakin Penuhi Target

Repower Asia sedang empersiapkan peluncuran produk baru dan rebranding produk yang sudah ada sebagai bentuk komitmen menyediakan produk-produk yang berkualitas kepada konsumen.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 26 Maret 2020  |  13:51 WIB
Foto udara perumahan bersubsidi di Griya Panorama Cimanggung, Parakan Muncang, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Minggu (8/3/2020). Organisasi Real Estate Indonesia (REI) menyatakan, kuota rumah subsidi yang disalurkan kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Properti (FLPP) sebanyak 86.000 unit rumah diperkirakan akan habis pada April 2020. ANTARA FOTO - Raisan Al Farisi
Foto udara perumahan bersubsidi di Griya Panorama Cimanggung, Parakan Muncang, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Minggu (8/3/2020). Organisasi Real Estate Indonesia (REI) menyatakan, kuota rumah subsidi yang disalurkan kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Properti (FLPP) sebanyak 86.000 unit rumah diperkirakan akan habis pada April 2020. ANTARA FOTO - Raisan Al Farisi

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten properti PT Repower Asia Indonesia Tbk. belum berniat mengubah target penjualan sebesar Rp79,2 miliar pada tahun ini.

Direktur Penjualan Repower Asia Indonesia Andy K. Natanael mengatakan perseroan masih optimistis bisa memenuhi target penjualan meskipun penyebaran virus corona (Covid-19) telah memberi dampak bagi ekonomi makro.

“Tahun ini merupakan tahun yang berat bagi seluruh pelaku usaha tidak terkecuali bagi industri properti tetapi inilah tantangan dan dinamika yang harus dilewati,” ujarnya melalui siaran pers,  Kamis (26/3/2020).

Andy menambahkan saat ini semua pelaku usaha ditantang untuk bisa kreatif agar tetap bisa menawarkan dan menjual produk-produk dengan mengandalkan infrastruktur teknologi. Pasalnya, hampir semua orang lebih memilih berada didalam rumah untuk menerapkan Social Distancing.

Emiten berkode saham REAL itu, lanjutnya, sedang mempersiapkan peluncuran produk baru dan melakukan rebranding produk yang sudah ada sebagai bentuk komitmen menyediakan produk-produk yang berkualitas kepada konsumen. Dia pun berharap pemerintah bisa mengeluarkan stimulus terkait dampak dari Covid-19.

Andy mengapresiasi langkah pemerintah dalam mengeluarkan stimulus pemberian bantuan cicil rumah subsidi. Dia juga berharap agar Pemerintah bisa mengeluarkan stimulus terkait kemudahan dalam proses pemberian pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah oleh Bank kepada masyarakat. 

“Terlebih saat ini suku bunga acuan telah turun,” imbuhnya.

Sebelumnya, REAL telah menggandeng PT Bank Syariah Mandiri, PT Bank Panin Dubai Syariah, dan PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan untuk menyalurkan Kredit Pembiayaan Rumah.

Direktur Utama Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan Agus Syabarrudin mengatakan pihaknya bekerjasama dengan REAL karena memiliki pengalaman yang cukup lama dan baik di bidang perumahan.  “Saat ini suku bunga acuan turun 25 basis poin menjadi 4,75 persen dan kami akan selalu mengikuti perkembangan pasar,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

properti Kinerja Emiten
Editor : Rivki Maulana
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top