Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

RHB Sekuritas Anggap Sektor Ritel Belum Menarik

RHB Sekuritas belum melihat adanya katalis positif dari emiten sektor retail di tengah prediksi pelemahan konsumsi domestik tahun 2020.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 16 Februari 2020  |  18:55 WIB
Pengunjung memilih pakaian di salah satu toko pakaian di Grand Indonesia, Jakarta, Selasa (24/12/2019). - ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Pengunjung memilih pakaian di salah satu toko pakaian di Grand Indonesia, Jakarta, Selasa (24/12/2019). - ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA - RHB Sekuritas belum melihat adanya katalis positif dari emiten sektor retail di tengah prediksi pelemahan konsumsi domestik tahun 2020.

"Ekonomi (Indonesia) sedang melemah seiring dengan ekonomi dunia. Belum menarik saham retail," ujar analis Michael Wilson Setjoadi kepada Bisnis.com pada Jumat (14/2/2020).

Hal ini, lanjutnya, juga dikarenakan harga komoditas yang juga ikut terkoreksi. Oleh karena itu, belum ada sentimen positif dari kenaikan konsumsi hingga saat ini.

Meski begitu, Michael menjagokan saham emiten ritel PT Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA) untuk dikoleksi terkait dengan aturan International Mobile Equipment Idendity (IMEI) yang akan berlaku efektif 18 April 2020 mendatang.

"ERAA bagus karena berita IMEI. Target price nya di level Rp1.900," imbuhnya.

Michael juga menyebut jaringan retail berkapitalisasi besar seperti PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) saat ini adalah emiten yang paling defensif. Adapun, saham PT Ace Hardware Indonesia Tbk. (ACES) belum direkomendasikan karena valuasinya.

"MAPI paling defensif, karena target market mid-up. ACES valuasi sudah mahal," imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rekomendasi saham
Editor : Hafiyyan
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top