JII Anjlok 2 Persen Lebih, ASII & UNVR Jadi Penekan

Berdasarkan data Bloomberg, JII menyentuh level 642,80 dengan penurunan tajam 2,28 persen atau 15,03 poin dari level penutupan perdagangan sebelumnya.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 31 Januari 2020  |  17:24 WIB
JII Anjlok 2 Persen Lebih, ASII & UNVR Jadi Penekan
Karyawan beraktivitas di galeri PT Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (28/1/2020). Bisnis - Triawanda Tirta Aditya

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), ditutup terkoreksi lebih dari 2 persen pada perdagangan hari ini, Jumat (31/1/2020).

Berdasarkan data Bloomberg, JII menyentuh level 642,80 dengan penurunan tajam 2,28 persen atau 15,03 poin dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Kamis (30/1), JII ditutup di level 657,83 dengan koreksi tajam 1,37 persen atau 9,11 poin. Sebelum melanjutkan pelemahannya, JII sempat rebound ke zona hijau dengan dibuka menguat 0,42 persen atau 2,78 poin di posisi 660,61.

Sepanjang perdagangan hari ini, JII bergerak di level 642,27-660,95.

Sebanyak 4 saham menguat dan 26 saham melemah dari 30 saham syariah yang diperdagangkan.

Saham PT Astra International Tbk. (ASII) dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) yang masing-masing turun 4,15 persen dan 3,34 persen menjadi penekan utama atas pelemahan JII hari ini.

Sejalan dengan JII, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir merosot nyaris 2 persen pada akhir perdagangan hari ini di tengah kekhawatiran seputar wabah virus corona (coronavirus) di China.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup melemah 1,94 persen atau 117,54 poin ke level 5.940,05 dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Kamis (30/1/2020), IHSG menutup pergerakannya di level 6.057,60 juga dengan koreksi cukup tajam sebesar 0,91 persen atau 55,45 poin.

Sebelum terguling dari level 6.000, indeks sempat rebound ke zona hijau dengan dibuka naik 0,31 persen atau 18,86 poin di posisi 6.076,46 pada Jumat (31/1) pagi. Sepanjang hari ini, IHSG bergerak pada kisaran 5.937,02-6.078,93.

Seluruh sembilan sektor menetap di wilayah negatif pada akhir perdagangan, dipimpin sektor aneka industri (-3,32 persen), disusul sektor finansial (-2,35 persen) dan barang konsumsi (2,1 persen).

Sebanyak 114 saham menguat, 306 saham melemah, dan 256 saham stagnan dari 676 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.

 

Saham-saham syariah yang melemah
KodePergerakan (persen)

ASII

-4,15

UNVR

-3,34

TLKM

-1,55

KLBF

-5,61

Saham-saham syariah yang menguat
KodePergerakan (persen)

BRPT

+5,24

INCO

+1,61

JPFA

+0,67

MNCN

+0,32

 Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Indeks Syariah

Editor : Hafiyyan
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top