Pasar Kripto Masih Potensial Pada 2020

Pasar Kripto diyakini masih cukup potensial pada 2020. Perkiraan itu dipengaruhi oleh jumlah anggota di pasar uang kripto kian meningkat tajam.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 31 Desember 2019  |  06:14 WIB
Pasar Kripto Masih Potensial Pada 2020
Bitcoin turun - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Pasar Kripto diyakini masih cukup potensial pada 2020. Perkiraan itu dipengaruhi oleh jumlah anggota di pasar uang kripto kian meningkat tajam.

Platform fasilitator kegiatan jual beli aset digital, Bitocto Indonesia mengalami pertumbuhan signifikan pada 2019. Jumlah anggota perusahaan ini meningkat tajam dari 18.000 pada awal 2019 menjadi 30.000 orang.

Potensialnya pasar tersebut juga dilihat dari transaksi harian. Dari jumlah ini, Bitocto menyebut transaksi harian pasar kripto berlangsung dari sebelumnya antara Rp200 - Rp400 juta perhari, kini meningkat menjadi Rp350 - Rp600 juta perhari.

Founder dan CEO Bitocto, Milken Jonathan memperkirakan harga Bitcoin pada tahun depan berkisar di angka Rp140 - Rp150 juta jelang Halving Day. Pasar aset digital ini dinilai masih cukup potensial di tahun-tahun mendatang.

Terlebih beberapa instansi perbankan sudah mulai melirik aset ini. Selain itu rencana peluncuran aset digital oleh salah satu platform media sosial juga cukup menyita perhatian publik selama setahun ke belakang sehingga turut mengangkat pamor aset ini.

“Saya percaya keberpihakan pasar masih cukup besar terhadap aset digital. Meski harga Bitcoin sempat menurun di penghujung tahun ini, namun proyeksi pasar masih cukup bagus terlebih dengan rencana peluncuran kripto dari salah satu platform media sosial terkenal,” ujar Milken melalui keterangan resminya, Selasa (31/12/2019).

Dengan dukungan dari berbagai instansi lembaga pemerintah/non kepemerintahan, Bitocto berharap dapat tumbuh lebih eksponensial serta menargetkan kenaikan hingga 300% pada tahun mendatang, baik dari segi member baru maupun volume transaksi.

Dia menyebut Bitocto secara berkala terus melakukan penambahan aset yang popular di tingkat global untuk diperjualbelikan di platformnya, hingga saat ini Bitocto sudah memperjualbelikan Bitcoin, Ethereum, Ripple, EOS, BNB, Digibyte dan Dogecoin.

“Selama satu tahun ke belakang, Bitocto telah berpartisipasi dalam sejumlah kegiatan edukasi di berbagai universitas, ikut terlibat dalam kegiatan pameran berskala nasional maupun internasional, hingga acara temu ramah dengan sejumlah member,” ujarnya.

Edukasi ini menurutnya penting dilakukan guna mencegah penyebaran informasi-informasi yang tidak akurat. Apalagi Bitocto saat ini sedang dalam proses pengurusan izin ke Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan.

Perizinan tersebut diperlukan sebagai bukti bahwa exchanger telah terdaftar sebagai pedagang aset kripto resmi di Indonesia sehingga diharapkan dapat terus menumbuhkan kepercayaan publik kepada platform ini.

“Yang teranyar, Bitocto telah merilis aplikasi berbasis Android pada Agustus lalu guna mengakomodir para pelanggan dalam bertransaksi secara cepat dan mudah. Platform ini telah didominasi oleh member laki-laki sejumlah 91% dan perempuan mencapai 9%,” terangnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mata uang kripto

Editor : Sutarno
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top