AS Kenakan Tarif Impor Logam Brasil & Argentina, Bursa Eropa Ditutup Melemah

Setelah bulan November yang optimis, indeks Stoxx Europe 600 ditutup turun 1,6 persen,
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 03 Desember 2019  |  04:08 WIB
AS Kenakan Tarif Impor Logam Brasil & Argentina, Bursa Eropa Ditutup Melemah
Bursa Eropa - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham Eropa mencatat penurunan harian terbesar dalam dua bulan pada hari Senin (2/12/2019), dengan sebagian besar pasar utama termasuk Jerman dan Prancis merosot lebih dari 2 persen, karena pengenaan ulang tarif logam AS terhadap impor asal Brazil dan Argentina memicu penurunan sentimen global.

Setelah bulan November yang optimis, indeks Stoxx Europe 600 ditutup turun 1,6 persen, menghapus kenaikan di awal perdagangan setelah data aktivitas manufaktur yang positif dari China dan ekonomi zona euro utama sebelumnya mengerek indeks mendekati puncak empat tahun.

"Ini adalah fungsi dari pasar yang telah berkinerja dengan baik pada bulan November setelah menyelesaikan masalah di sekitar Brexit dan juga perdagangan AS-China, ditambah dengan hari perdagangan pertama bulan ini," kata Will James, direktur investasi senior di Aberdeen Standard Investments.

Sentimen di seluruh dunia terpukul setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Senin bahwa ia akan segera mengembalikan tarif AS untuk impor baja dan aluminium dari Brasil dan Argentina, karena kedua negara tersebut dianggap mendevaluasi mata uang mereka sehingga merugikan petani AS.

Indeks Stoxx 600 telah naik selama beberapa bulan terakhir dan mendekati rekor tertinggi pada harapan bahwa Beijing dan Washington akan menuntaskan kesepakatan perdagangan "fase pertama" tahun ini.

"Jika Trump mulai menghukum negara-negara lain dengan tarif, sepertinya hanya masalah waktu sebelum ia mulai menaikkan tarif di Eropa lagi," kata Michael Baker, seorang analis di ETX Capital.

Pelemahan meluas dengan sektor utilitas memimpin penurunan setelah melemah 2,7 persen, dengan saham Enel meluncur 3,7 persen.

Produsen baja dan aluminium seperti Norsk Hydro dan ArcelorMittal membebani sektor material, tetapi melemah paling tipis di antara sektor-sektor utama karena raksasa pertambangan BHP dan Rio Tinto menguat menyusul kenaikan harga bijih besi dan tembaga.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bursa eropa

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top