UNVR & ASII Dorong Jakarta Islamic Index Ditutup Menguat 1,96 Persen

Berdasarkan data Bloomberg, JII ditutup melonjak 1,96 persen atau 13,09 poin ke level 667,44 pada akhir perdagangan dari level penutupan perdagangan sebelumnya.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 02 Desember 2019  |  18:14 WIB
UNVR & ASII Dorong Jakarta Islamic Index Ditutup Menguat 1,96 Persen
Ilustrasi - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), ditutup menguat hampir 2 persen pada perdagangan hari ini, Senin (2/12/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, JII ditutup melonjak 1,96 persen atau 13,09 poin ke level 667,44 pada akhir perdagangan dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Jumat (29/11), JII ditutup di zona hijau yakni level 667,44 dengan penguatan 1,11 persen atau 7,35 poin.

Indeks syariah tersebut mulai melanjutkan penguatannya pada Senin (2/12) dengan dibuka naik 2,26 poin atau 0,34 persen di posisi 669,7. Sepanjang perdagangan hari ini, JII bergerak di level 669,48-680,53.

Sebanyak 28 saham menguat, 1 saham melemah, dan 1 saham stagnan dari 30 saham syariah yang diperdagangkan.

Saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) dan PT Astra International Tbk. (ASII) yang masing-masing naik 2,51 persen dan 2,31 persen menjadi pendorong utama atas penguatan JII hari ini.

Sejalan dengan JII, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menanjak 1,97 persen atau 118,22 poin ke level 6.130,05 pada akhir perdagangan hari ini.

Pada perdagangan Jumat (29/11), indeks mengakhiri pergerakannya di level 6.011,83 dengan kenaikan tajam 0,99 persen atau 58,77 poin.

Penguatan indeks mulai berlanjut dengan dibuka naik 0,20 persen atau 11,78 poin di posisi 6.023,61 pada Senin (2/12) pagi. Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak pada kisaran 6.023,01-6.130,05.

Seluruh sembilan sektor IHSG menetap di zona hijau, dipimpin sektor tambang yang menguat 3,54 persen, disusul sektor konsumer yang naik 2,34 persen.

Sebanyak 283 saham menguat, 117 saham melemah, dan 264 saham stagnan dari 664 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) yang masing-masing naik 2,31 persen dan 2,93 persen menjadi pendorong utama penguatan IHSG pada akhir perdagangan hari ini.

Saham-saham syariah yang menguat
KodePergerakan (persen)

UNVR

+2,51

ASII

+2,31

UNTR

+3,82

ADRO

+3,99

 

Saham-saham syariah yang melemah
KodePergerakan (persen)

BTPS

-0,76

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Indeks Syariah

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top