Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jakarta Islamic Index Berakhir Melemah 1,11 Persen

Pergerakan indeks harga saham syariah Jakarta Islamic Index (JII) berakhir di zona merah dengan turun lebih dari 1 persen pada perdagangan hari ini, Kamis (28/11/2019).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 28 November 2019  |  17:47 WIB
Bursa Efek Indonesia - Antara/Dhemas Reviyanto
Bursa Efek Indonesia - Antara/Dhemas Reviyanto

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan indeks harga saham syariah Jakarta Islamic Index (JII) berakhir di zona merah dengan turun lebih dari 1 persen pada perdagangan hari ini, Kamis (28/11/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, JII ditutup melemah 1,11 persen atau 7,38 poin di level 660,08 dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Rabu (27/11), indeks syariah tersebut mampu ditutup di level 667,47 dengan kenaikan 0,20 persen atau 1,3 poin.

JII mulai tergelincir dari kenaikannya dengan dibuka turun 0,15 persen atau 1,01 poin di posisi 666,46 pada Kamis (28/11) pagi. Sepanjang perdagangan hari ini, JII bergerak di level 657,7-673,55.

Sebanyak 4 saham menguat, 25 saham melemah, dan 1 saham stagnan dari 30 saham yang diperdagangkan.

Saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) dan PT United Tractors Tbk. (UNTR) yang masing-masing turun 1,55 persen dan 3,24 persen menjadi penekan utama pelemahan JII pada akhir perdagangan.

Sejalan dengan IHSG, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun lebih dari 1 persen hingga terpelanting meninggalkan level psikologis 6.000.

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan IHSG ditutup melorot 1,16 persen atau 69,98 poin di level 5.953,06 dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Rabu (27/11), pergerakan IHSG berakhir di level 6.023,04 dengan koreksi tipis 0,05 persen atau 3,15 poin, penurunan hari kelima berturut-turut sejak perdagangan Kamis (21/11).

Pelemahan indeks mulai berlanjut dengan dibuka turun 0,16 persen atau 9,77 poin di posisi 6.013,27 pada Kamis (28/11). Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di level 5.945,75 – 6.036,83.

Penurunan yang dibukukan pada akhir perdagangan adalah yang terbesar sejak merosot 1,4 persen pada 25 Oktober sekaligus menyentuh level penutupan terendah sejak 22 Mei 2019. 

Delapan dari sembilan sektor berakhir di zona merah, dipimpin infrastruktur (-2,30 persen) dan tambang (-2,18 persen). Satu-satunya sektor yang mampu membukukan kenaikan adalah aneka industri (+0,07 persen).

Dari 664 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, sebanyak 99 saham menguat, 314 saham melemah, dan 251 saham stagnan.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang masing-masing turun 2,88 persen dan 0,79 persen menjadi penekan utama pergerakan IHSG pada akhir perdagangan.

Saham-saham syariah yang menekan indeks JII:
KodePenurunan (persen)
TLKM-1,55
UNTR-3,24
CPIN-2,21
SMGR-3,13

Saham-saham syariah yang mendorong indeks JII:

KodeKenaikan (persen)
UNVR+1,95
BRPT+0,76
JPFA+1,55
LPPF+0,85

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks Syariah
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top