Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Net Sell Asing Tembus Rp1,5 Triliun, IHSG Tambah Lesu

Aksi jual bersih saham oleh investor asing berlanjut pada perdagangan hari ini, Selasa (26/11/2019), seiring dengan melemahnya IHSG.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 26 November 2019  |  18:45 WIB
Pengunjung menggunakan smartphone di dekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan saham di BEI, Jakarta - Bisnis/Dedi Gunawan
Pengunjung menggunakan smartphone di dekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan saham di BEI, Jakarta - Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Aksi jual bersih saham oleh investor asing berlanjut pada perdagangan hari ini, Selasa (26/11/2019), seiring dengan melemahnya IHSG.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp1,57 triliun, net sell hari perdagangan keempat berturut-turut sejak 21 November (lihat tabel).

Aksi beli oleh investor asing pada Selasa (26/11) tercatat 2,94 miliar lembar saham senilai Rp7,85 triliun. Adapun investor asing mencatat aksi jual 3,34 miliar lembar saham senilai Rp9,43 triliun.

Total nilai transaksi yang terjadi di lantai bursa hari ini mencapai sekitar Rp13,3 triliun dengan volume perdagangan tercatat sekitar 11,62 miliar lembar saham.

Sementara itu, pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berlanjut pada akhir perdagangan hari keempat berturut-turut.

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan IHSG ditutup melemah 0,73 persen atau 44,57 poin di level 6.026,19 dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Senin (25/11), IHSG mengakhiri pergerakannya di level 6.070,76 dengan koreksi 0,48 persen atau 29,48 poin, pelemahan hari ketiga berturut-turut sejak perdagangan Kamis (21/11).

Sebelum kembali berakhir tertekan di zona merah, indeks sempat bangkit ke zona hijau dengan dibuka naik 0,34 persen atau 20,48 poin di posisi 6.091,24 pada Selasa (26/11) pagi. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak fluktuatif di level 6.026,19 – 6.096,66.

Delapan dari sembilan sektor berakhir di zona merah, dipimpin pertanian (-1,95 persen) dan industri dasar (-1,85 persen). Satu-satunya sektor yang mampu membukukan kenaikan adalah finansial (+0,14 persen).

Dari 664 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, sebanyak 150 saham menguat, 248 saham melemah, dan 266 saham stagnan.

Saham PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) dan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yang masing-masing turun 4,48 persen dan 2,28 persen menjadi penekan utama pelemahan IHSG pada akhir perdagangan.

Ringkasan perdagangan saham oleh investor asing
TanggalTotalKeterangan
26 NovemberRp1,57 triliunNet sell
25 NovemberRp324,09 miliarNet sell
22 NovemberRp38,74 miliarNet sell
21 NovemberRp404,48 miliarNet sell
20 NovemberRp101,87 miliarNet buy
19 NovemberRp204,88 miliarNet buy
18 NovemberRp429,93 miliarNet sell
15 NovemberRp64,85 miliarNet buy
14 NovemberRp221,72 miliarNet sell
13 NovemberRp281,3 miliarNet buy

Sumber: Bursa Efek Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG transaksi saham
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top