Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

ABMM Diganjar Penghargaan Gold Rating

Emiten pertambangan PT ABM Investama Tbk. (ABMM) beserta salah satu unit usahanya PT Reswara Minergi Hartama meraih predikat “Gold Rating”.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 26 November 2019  |  17:34 WIB
Manajemen PT ABM Investama Tbk. meraih penghargaan Gold Rating di ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2019
Manajemen PT ABM Investama Tbk. meraih penghargaan Gold Rating di ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2019

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten pertambangan PT ABM Investama Tbk. (ABMM) beserta salah satu unit usahanya PT Reswara Minergi Hartama meraih predikat “Gold Rating” sebagai perusahaan yang mengomunikasikan kinerja yang baik kepada pemangku kepentingan melalui laporan berkelanjutan.

ABMM meraih penghargaan tersebut pada ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2019 di Nusa Dua, Bali. Sebagai informasi, ajang itu merupakan kegiatan penghargaan kepada organisasi yang berhasil mengomunikasikan kinerja yang baik kepada pemangku kepentingan melalui laporan berkelanjutan.

Adapun pada tahun ini, total peserta ASSRAT mencapai 50 organisasi yang berasal dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, dan Bangladesh.

Corporate Secretary ABMM Rindra Donovan mengatakan prestasi itu merupakan bukti komitmen perseroan dalam implementasi skema penambangan terintegrasi.

Laporan keberlanjutan atau sustainability report menjadi katalis dalam menyelaraskan aspek teknis operasi dengan aspek berkelanjutan  yang lazim dikenal dengan istilah Environment, Social, and Governance (ESG). 

“Laporan keberlanjutan merupakan bagian integral dari strategi usaha penambangan terintegrasi yang kami lakukan. Secara internal, laporan keberlanjutan menjadi pilar penting untuk mengukur kinerja, baik dari sisi teknis maupun sosial dan lingkungan, sehingga dapat menjadi basis informasi berkelanjutan yang akurat untuk seluruh pemangku kepentingan, terutama investor,” ujar Rindra.

Menurutnya, perseroan telah melaporkan keterlibatan jumlah pemasok sebagai dampak ekonomi tidak langsung dan menyantumkan tingkat keberhasilan reklamasi pasca tambang. Secara berturut-turut, peningkatan jumlah pemasok sebesar 81%, dengan peningkatan nilai pekerjaan hingga 155% serta perluasan lahan reklamasi yang meningkat 23%.

“Melalui laporan ini, kami juga ingin menunjukkan komitmen terhadap pelaksanaan SDGs [Sustainable Development Goals] yang sedang digalakkan Pemerintah. Kami senantiasa ingin menjadi organisasi yang patuh dalam menjalankan prinsip-prinsip bisnis sehingga dapat memperoleh dukungan optimal baik dari Pemerintah maupun masyarakat, serta meninggalkan warisan positif untuk generasi mendatang,” tambahnya.  

Manajemen ABM bersyukur atas penghargaan tersebut, setelah tahun sebelumnya, ABM meraih peringkat “Silver Rating” pada ajang gelaran yang sama. ABM memulai Inisiatif pelaporan berkelanjutan dengan standar Global Reporting Initiative (GRI) agar sejalan dengan aspek Rencana Keuangan Strategis Berkelanjutan yang dicanangkan oleh badan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

abmm
Editor : Hendri Tri Widi Asworo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top