Kurs Tengah BI Menguat 12 Poin, Mata Uang Asia Fluktuatif

Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Jumat (22/11/2019) di level Rp14.100 per dolar AS, menguat 12 poin atau 0,08 persen dari posisi Rp14.112 pada Kamis (21/11/2019).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 22 November 2019  |  12:07 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Jumat (22/11/2019) di level Rp14.100 per dolar AS, menguat 12 poin atau 0,08 persen dari posisi Rp14.112 pada Kamis (21/11/2019).

Kurs jual ditetapkan di Rp14.170 per dolar AS, sedangkan kurs beli berada di Rp14.029 per dolar AS. Selisih antara kurs jual dan kurs beli adalah Rp141.

Adapun berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau melemah tipis 7 poin atau 0,05 persen ke level Rp14.099 per dolar AS pada pukul 10.41 WIB dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Kamis (21/11/2019), nilai tukar rupiah berhasil rebound dan ditutup di level Rp14.092 per dolar AS meskipun dengan penguatan tipis 3 poin atau 0,02 persen.

Nilai tukar rupiah mulai tergelincir dari penguatannya dengan dibuka terdepresiasi 8 poin atau 0,06 persen di posisi 14.100 pada Jumat (22/11). Sepanjang perdagangan pagi ini, nilai tukar rupiah bergerak di level 14.095-14.100 per dolar AS.

Mata uang lainnya di Asia cenderung bergerak fluktuatif dalam besaran tipis. Peso Filipina tampak memimpin penguatan sejumlah mata uang Asia dengan apresiasi 0,15 persen terhadap dolar AS pada pukul 11.03 WIB (lihat tabel).

Pergerakan kurs mata uang di Asia terhadap dolar AS

Mata uang

Kurs

Pergerakan (persen)

Peso Filipina

50,777

+0,15

Rupee India

71,7238

+0,06

Dolar Singapura

1,3624

+0,05

Won Korea Selatan

1.177,65

+0,04

Dolar Taiwan

30,513

+0,03

Ringgit Malaysia

4,1690

+0,02

Baht Thailand

30,208

+0,01

Yuan Onshore China

7,0322

+0

Rupiah

14.099

-0,05

Dolar Hong Kong

7,8233

-0,04

Yuan Offshore China

7,0332

-0,01

Yen Jepang

108,64

-0,01

Dilansir dari Bloomberg, mata uang Asia bergerak fluktuatif dalam rentang yang tipis saat investor mencermati ungkapan optimisme seorang pejabat pemerintah China.

Kala pembicaraan perdagangan dengan Amerika Serikat (AS) terkesan mandek di tengah tensi seputar Hong Kong, China justru menyuarakan optimismenya tentang mencapai kesepakatan “fase satu” dengan AS.

Ungkapan “optimisme dengan kehati-hatian” disampaikan sendiri oleh Wakil Perdana Menteri China Liu He dalam sebuah pidato di Beijing, seperti dilansir oleh Bloomberg yang mengutip informasi dari sejumlah sumber terkait.

“Negosiasi perdagangan terus mendominasi sentimen. Namun, sentimen aset berisiko tampaknya berada di tempat yang jauh lebih baik setelah berita tentang komentar Liu He,” terang Stephen Innes, ahli strategi pasar Asia Pasifik di AxiTrader.

Seiring dengan pergerakan mata uang Asia, indeks dolar Amerika Serikat (AS) yang melacak pergerakan mata uang dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama dunia, terpantau turun tipis 0,04 persen atau 0,036 poin ke level 97,957 pada pukul 10.53 WIB dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Kurs Transaksi Bank Indonesia (Rupiah)

Tanggal

Kurs

22 November

14.100

21 November

14.112

20 November

14.097

19 November

14.091

18 November

14.075

Sumber: Bank Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Gonjang Ganjing Rupiah, kurs tengah bi

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top