Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Suspensi Dibuka, Saham SLIS Kembali Sentuh Auto Reject

Berdasarkan data Bloomberg, saham SLIS melaju kencang ke level Rp1.910 per saham, menguat 24,84% atau naik 380 poin pada awal perdagangan hari ini.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 05 November 2019  |  09:48 WIB
Karyawan melintas di bawah layar monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (13/9/2018). - ANTARA/Sigid Kurniawan
Karyawan melintas di bawah layar monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (13/9/2018). - ANTARA/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA - Gerak saham PT Gaya Abadi Sempurna Tbk. (SLIS) langsung menyentuh batas auto reject atas (ARA) sesaat setelah suspensi dibuka padal perdagangan sesi I Selasa (5/11/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, saham SLIS melaju kencang ke level Rp1.910 per saham, menguat 24,84% atau naik 380 poin pada awal perdagangan Selasa (5/11/2019). Saham produsen kendaraan listrik itu bergerak di rentang Rp1.800-Rp1.910.

Pada perdagangan hari ini, terjadi transaksi 626 kali saham SLIS yang melibatkan 965.000 saham dengan total nilai transaksi Rp1,82 miliar. Mirae Asset Sekuritas Indonesia menjadi broker dengan nilai transaksi terbesar saham SLIS, yakni Rp310,78 juta.

Di level harga itu, perusahaan memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp3,82 triliun. Dengan begitu, saham SLIS telah naik 1.560% selama 11 hari perdagangan di Bursa, dari harga IPO senilai Rp115 per saham.

Sebelumnya, Bursa telah melakukan suspensi atas saham SLIS sebanyak dua kali. Suspensi pertama dilakukan pada perdagangan 18 Oktober 2019, yang selanjutnya suspensi dibuka pada perdagangan sesi I 21 Oktober 2019.

Selang sehari, saham SLIS kembali mendapat suspensi. Pada perdagangan sesi I 5 November 2019, Bursa membuka suspensi atas saham SLIS.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saham Gaya Abadi Sempurna
Editor : Ana Noviani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top