AKSI EMITEN: Laju Kinerja UNVR Tertahan, Penjualan Mobil ASII Melemah

Berita mengenai mengenai kinerja PT Unilever Indonesia Tbk yang tertahan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini menjadi topik halaman market dan korporasi edisi harian Bisnis Indonesia, Jumat (18/10/2019), beserta sejumlah berita utama lainnya.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 18 Oktober 2019  |  09:03 WIB
AKSI EMITEN: Laju Kinerja UNVR Tertahan, Penjualan Mobil ASII Melemah
Karyawan melintas di dekat layar penunjuk pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (12/6/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai mengenai kinerja PT Unilever Indonesia Tbk yang tertahan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini menjadi topik halaman market dan korporasi edisi harian Bisnis Indonesia, Jumat (18/10/2019), beserta sejumlah berita utama lainnya.

Berikut perincian topiknya: 

Laju Kinerja UNVR Tertahan. Kinerja PT Unilever Indonesia Tbk. sepanjang Januari—September 2019 melemah seiring dengan terkoreksinya laba bersih hingga 24,37% pada periode tersebut.

Berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2019, emiten bersandi saham UNVR itu membukukan penjualan bersih Rp32,36 triliun. Perolehan itu tumbuh 2,63% dibandingkan dengan penjualan hingga kuartal III/2018 sebesar Rp31,53 triliun.

Tahun Ini, Penjualan Mobil ASII Melemah. PT Astra International Tbk. memproyeksikan penjualan mobil pada tahun ini lebih rendah dibandingkan dengan tahun lalu.

Head of Investor Relation Astra International Tira Ardianti mengatakan melihat kondisi industri yang masih lesu tahun ini, maka akan sulit untuk mencatatkan hasil penjualan yang sama dengan tahun lalu.

PTPP & WIKA Bidik Arus Kas Positif. PT PP (Persero) Tbk. dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. menargetkan arus kas positif pada akhir tahun seiring dengan adanya penerimaan pembayaran proyek yang akan masuk pada kuartal IV/2019.

Emiten Delisting Terus Bertambah. Jumlah perusahaan yang melepas status perusahaan terbuka kian bertambah sepanjang tahun ini. Meski demikian, kondisi tersebut dinilai tak akan memengaruhi minat calon emiten dan investor yang ingin masuk ke pasar modal.

ISAT Siapkan Dana Rp750 Miliar. PT Indosat Tbk. (ISAT) menyiapkan dana Rp750 miliar dari kas internal dan fasilitas pinjaman yang belum digunakan guna melunasi obligasi yang jatuh tempo pada akhir tahun.

Kapasitas Baru Topang Kinerja ARNA. Kinerja PT Arwana Citramulia Tbk. (ARNA) semakin kinclong pada kuartal III/2019, setelah sempat melambat pada kuartal sebelumnya seiring dengan adanya kapasitas baru yang beroperasi mulai Juli 2019.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
aksi emiten

Editor : M. Taufikul Basari
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top