Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Saham Produsen Sepeda Listrik (SLIS) Tancap Gas 752 Persen, Ada Apa?

Baru delapan hari diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, saham PT Gaya Sempurna Tbk. (SLIS) sudah meroket 752,17 persen. Apa pemicunya?
Direksi PT Gaya Abadi Sempurna Tbk. (SLIS) berfoto bersama usai pencatatan saham perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (7/10/2019)./Bisnis-Azizah Nur Alfi
Direksi PT Gaya Abadi Sempurna Tbk. (SLIS) berfoto bersama usai pencatatan saham perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (7/10/2019)./Bisnis-Azizah Nur Alfi

Bisnis.com, JAKARTA - Baru delapan hari diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, saham PT Gaya Sempurna Tbk. (SLIS) sudah meroket 752,17 persen. Apa pemicunya?

Berdasarkan data Bloomberg, saham produsen sepeda listrik berkode saham SLIS itu ditutup naik 24,84 persen atau 195 poin ke level Rp980 per saham pada akhir perdagangan Rabu (16/10/2019).

SLIS merupakan pendatang baru di BEI. Perseroan mencatatkan saham perdana pada 7 Oktober 2019 dengan harga pelaksanaan initial public offering (IPO) Rp115 per saham.

Sesaat setelah listing, saham Gaya Abadi Sempurna langsung kena auto reject. Saat itu, SLIS tancap gas dengan melesat 69,57% ke level Rp195, dari harga saham perdana Rp115 per saham.

Dari harga IPO itu, SLIS sudah melaju kencang 752,17 persen. Lesatan harga SLIS hanya berlangsung dalam 8 hari perdagangan.

Saham Produsen Sepeda Listrik (SLIS) Tancap Gas 752 Persen, Ada Apa?

Dalam periode 7 Oktober hingga 16 Oktober, telah terjadi transaksi 518.400 saham SLIS dengan gross value Rp316,55 juta. Secara nilai, lima sekuritas yang membukukan transaksi terbesar, yaitu Kapitalindo Sekuritas, First Asia Capital, Semesta Indovest, BNI Sekuritas, dan Mirae Sekuritas Indonesia.

Dalam IPO, SLIS melepas 500 juta saham dan menggalang dana Rp57,5 miliar. Dana hasil IPO yang dihimpun akan digunakan sebagai modal kerja perseroan dan pinjaman kepada anak usaha yang akan digunakan untuk pembelian bahan baku, pembayaran utang usaha jangka pendek, serta kebutuhan operasional.

Perseroan menunjuk PT Investindo Nusantara Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek, serta PT Panca Global Sekuritas, PT Binaartha Sekuritas, dan PT Corpus Sekuritas Indonesia sebagai penjamin emisi efek.

Saat pooling, terjadi oversubscribed sebesar 108,52 kali dari jumlah saham yang ditawarkan. Akibatnya, produsen motor listrik Selis ini kelebihan permintaan sebanyak 2 kali dari total IPO atau mencapai 1,04 miliar saham setara dengan Rp119,33 miliar.

Kinerja Saham SLIS
TanggalPerubahan HargaTingkat Perubahan Harga (%)Harga Akhir Perdagangan (Rp)
4 Oktober 201900115
7 Oktober 20198069,56195
8 Oktober 20196734,35262
9 Oktober 20196424,42326
10 Oktober 20198024,54406
11 Oktober 20199924,38505
14 Oktober 201912524,75630
15 Oktober 201915524,6785
16 Oktober 201919524,84980

Sumber: Bloomberg, 16 Oktober 2019.

Direktur Keuangan Gaya Abadi Sempurna Wilson NG mengklaim fundamental perseroan sangat baik. Aset perseroan per 30 April 2019 tercatat naik menjadi sebesar Rp256,96 miliar, dari 31 Desember 2018 sebesar Rp228,55 miliar. Ekuitas juga naik menjadi Rp77,73 miliar dari 31 Desember 2018 sebesar Rp52,62 miliar.

Sementara itu, penjualan per 30 April 2019 mencapai Rp100,2 miliar, naik 19,12% secara tahunan, sedangkan laba bersih naik 28,21% menjadi Rp6,94 miliar.

Pada 2020, SLIS mengincar penjualan mencapai Rp530 miliar dan laba Rp40 miliar. Dengan demikian, SLIS mengincar pertumbuhan penjualan mencapai 32,50% dan laba tumbuh 33% secara tahunan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Ana Noviani
Editor : Ana Noviani
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper