Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BEI Siap Sambut IPO Jumbo pada Akhir Tahun Ini

Sejauh ini, Bursa Efek Indonesia telah kedatangan 39 perusahaan tercatat baru.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 07 Oktober 2019  |  11:03 WIB
Karyawati berkomunikasi di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (3/7/2018). - Bisnis/Nurul Hidayat
Karyawati berkomunikasi di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (3/7/2018). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA—Dalam waktu dekat, Bursa Efek Indonesia akan kedatangan emiten dengan penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) bernilai jumbo.

I Gede Nyoman Yetna Setya, Direktur Penilaian Perusahaan BEI, mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada 31 calon emiten yang siap melantai di bursa pada kuartal IV/2019.

“Nah, ada satu yang Reg S/144A, mungkin nanti namanya belum bisa saya sebutkan dulu karena dari sisi peraturan ketika ditawarkan di bursa luar negeri kami juga harus mengikuti aturan di sana,” kata Nyoman di Jakarta, Senin (7/10/2019).

Adapun, Reg S/144A merupakan aturan penawaran internasional (international offering) yang mana saham IPO dapat ditawarkan kepada investor dari Amerika Serikat maupun luar AS.

Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa calon emiten yang disebut bergerak di bidang barang konsumer ini adalah perusahaan besar karena cakupan investornya juga lebih luas.

Sejauh ini, bursa telah kedatangan 39 perusahaan tercatat baru. Dengan menambahkan 31 calon emiten lagi dalam pipeline, total perusahaan tercatat yang dapat dicapai pada tahun ini mencapai 70 emiten baru.

Sementara itu, masih ada beberapa perusahaan lagi yang telah bertemu dengan pihak bursa tetapi belum menyerahkan dokumen. Diharapkan, lanjut Nyoman, beberapa perusahaan lagi akan masuk ke pipeline IPO menggunakan laporan keuangan Juni 2019.

Dari 31 perusahaan yang sudah menyerahkan dokumen, Nyoman menyebut masih belum ada yang akan masuk ke papan akselerasi.

“Itu juga kami tunggu yang akselerasi karena dari sisi perdagangan sudah kami buka. Intinya kami sudah siap dari sisi pencatatannya dan kami siap dari sisi perdagangannya,” imbuh Nyoman.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bei ipo
Editor : Ana Noviani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top