Tensi Perang Dagang Mengendur, Harga SUN Berpotensi Menguat

Pada hari ini, rupiah diperkirakan masih bergerak fluktuatif di kisaran Rp13.991–Rp14.067 dengan potensi ditutup menguat.
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 12 September 2019  |  09:16 WIB
Tensi Perang Dagang Mengendur, Harga SUN Berpotensi Menguat
Karyawan mencari informasi tentang obligasi di Jakarta, Rabu (17/7/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Harga surat utang negara (SUN) diproyeksi menguat pada perdagangan hari ini sejalan dengan perkembangan positif perang dagang Amerika Serikat dan China.

Dalam risetnya, Fixed Income Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia Dhian Karyantono menuturkan perang dagang AS-Tiongkok menunjukkan perkembangan positif karena Pemerintah China merilis 16 produk ekspor AS yang akan dikecualikan dari kenaikan tarif sebesar 5% dengan masa pengecualian selama 1 tahun ke depan.

Seiring dengan rencana itu, Presiden AS Donald Trump juga berencana menunda kenaikan tarif produk impor AS sebesar 5% terhadap produk ekspor China senilai $250 miliar selama 2 pekan dari rencana awal per 1 Oktober 2019.

"Perkembangan perang dagang AS-China yang cenderung positif tersebut, diperkirakan akan mendorong minat investor terhadap instrumen investasi negara-negara emerging markets yang dianggap berisiko (market risk on) seperti rupiah dan SUN," tulisnya dalam riset, Kamis (12/9/2019).

Apalagi, lanjut Dhian, harga minyak mentah dunia mengalami penurunan signifikan pada perdagangan global terakhir merespons turunnya tensi politik antara AS-Iran dan proyeksi OPEC terkait turunnya demand terhadap minyak mentah pada tahun depan.

Pada hari ini, rupiah diperkirakan masih bergerak fluktuatif di kisaran Rp13.991–Rp14.067 dengan potensi ditutup menguat. Pada penutupan perdagangan kemarin rupiah mendarat di level Rp14.060 per dolar AS.

Dengan kemungkinan adanya tren kenaikan harga SUN hari ini, Mirae Asset Sekuritas Indonesia merekomendasikan seri FR0078, FR0082, dan FR0079 bagi investor yang memiliki orientasi intraday trading.

Selain itu, seri tersebut juga masih menarik untuk orientasi perdagangan jangka pendek yang salah satunya didasarkan pada proyeksi bahwa pertemuan ECB (ECB Meeting) per September 2019 akan memberikan katalis positif bagi harga SUN seiring dengan kemungkinan adanya stimulus moneter oleh ECB.

Sementara itu, bagi investor yang memiliki orientasi long-term trading, Dhian merekomendasikan investor untuk aksi hold hingga buy seri SUN FR0082, FR0070, FR0078, FR0068, FR0080, FR0079, FR0059, FR0074, FR0072, FR0075, FR0065, PBS014, PBS019, PBS021, PBS022, dan PBS015.

Berikut proyeksi harga dan yield SUN Seri Acuan:

*FR0077 (5yr):* 105.55 (6.72%) – 106.10 (6.58%)
*FR0078 (10yr):* 106.70 (7.27%) – 107.40 (7.17%)
*FR0068 (15yr):* 105.85 (7.70%) – 106.60 (7.62%)
*FR0079 (20yr):* 105.40 (7.83%) – 106.25 (7.75%)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Obligasi, surat utang negara

Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top