Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini, 9 September 2019

Rupiah berpotensi menguat pada pekan ini seiring dengan meningkatnya minat investasi aset berisiko walaupun pergerakkannya diperkirakan cenderung terbatas.
Aprianto Cahyo Nugroho Aprianto Cahyo Nugroho | 09 September 2019 16:15 WIB
Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini, 9 September 2019
Karyawati beraktivitas di salah satu kantor cabang Bank Sinarmas, di Jakarta, Senin (22/7/2019). - Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA –Nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka di zona hijau dengan penguatan 13 poin atau 0,09 persen ke level Rp14.088 per dolar AS pada perdagangan hari ini.

Sementara itu, indeks dolar AS yang melacak pergerakan greenback terhadap mata uang utama lainnya terpantau menguat 0,099 poin atau 0,1 persen kelevel 98,493 pada pukul 08.07 WIB.

Sebelumnya, indeks dolar AS dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,03 persen atau 0,028 poin ke level 98,422, setelah pada akhir perdagangan Jumat pekan lalu ditutup melemah 0,02 poin atau 0,02 persen ke level 98,394.

Berikut pergerakan rupiah sepanjang hari ini secara live : 

16:08 WIB

Pukul 15.57 WIB: Rupiah Ditutup Menguat 66 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup menguat 66 poin atau 0,47 persen ke level Rp14.035 per dolar AS setelah bergerak pada kisaran Rp14.030-Rp14.093.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau berbalik melemah 0,005 poin atau 0,01 persen ke level 98,389 pada pukul 15.51 WIB.

15:44 WIB

Pukul 15.31 WIB: Rupiah Menguat 71 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot menguat 71 poin atau 0,51 persen ke level Rp14.029 per dolar AS setelah bergerak pada kisaran Rp14.029-Rp14.093.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menguat 0,022 poin atau 0,02 persen ke level 98,372 pada pukul 15.30 WIB.

13:39 WIB

Pukul 13.26 WIB: Rupiah Menguat 31 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot menguat 31 poin atau 0,22 persen ke level Rp14.070 per dolar AS setelah bergerak pada kisaran Rp13.067-Rp14.093.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menguat 0,067 poin atau 0,07 persen ke level 98,461 pada pukul 13.24 WIB.

12:06 WIB

Pukul 11.51 WIB: Rupiah Menguat 34 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot menguat 34 poin atau 0,24 persen ke level Rp14.067 per dolar AS setelah bergerak pada kisaran Rp14.067-Rp14.093.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menguat 0,03 poin atau 0,03 persen ke level 98,424 pada pukul 11.51 WIB.

11:38 WIB

Pukul 11.22 WIB: Rupiah Menguat 28 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot menguat 28 poin atau 0,2 persen ke level Rp14.073 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menguat 0,027 poin atau 0,03 persen ke level 98,421 pada pukul 11.24 WIB.

10:10 WIB

Pukul 10.05 WIB: Rupiah Menguat 18 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot menguat 18 poin atau 0,13 persen ke level Rp14.083 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS menguat 0,049 poin atau 0,05 persen ke level 98,443 pada pukul 08.56 WIB.

09:04 WIB

Pukul 08.53 WIB: Rupiah Menguat 9 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot menguat 9 poin atau 0,06 persen ke level Rp14.092 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS menguat 0,011 poin atau 0,01 persen ke level 98,405 pada pukul 08.48 WIB.

08:21 WIB

Pukul 08.16 WIB: Rupiah Menguat di Awal Perdagangan

Rupiah berpotensi menguat pada pekan ini seiring dengan meningkatnya minat investasi aset berisiko walaupun pergerakkannya diperkirakan cenderung terbatas.

Kepala Riset dan Edukasi PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan bahwa potensi penguatan rupiah pada pekan ini dipicu karena pasar masih menyambut positif rencana kembalinya AS dan China ke meja perundingan pada Oktober.

“Selain itu, meredanya kisruh Brexit dan Hong Kong juga menjadi mendorong rupiah dan aset berisiko lainnya untuk menguat,” ujar Ariston kepada Bisnis, Minggu (8/9/2019).

Kendati demikian, Ariston mengatakan bahwa pasar masih akan mewaspadai efek samping dari sengketa perdagangan AS dan China, seperti ekspor Negeri Tirai Bambu yang melonjak dan data ketenagakerjaan AS yang lebih buruk daripada ekspektasi.

Berdasarkan data pemerintah China, ekspor China naik 2,6% pada Agustus secara year on year, sedangkan impor China turun 2,6%.

Sementara itu, data ketenagakerjaan AS di luar sektor pertanian untuk periode Agustus hanya mencatat pertumbuhan sebanyak 130.000, lebih kecil dibandingkan dengan ekspektasi pasar sebesar 163.000 dan pencapaian bulan sebelumnya sebesar 164.000.

Oleh karena itu, dia memprediksi pada perdagangan Senin (9/9/2019) rupiah bergerak di kisaran Rp14.060 per dolar AS hingga Rp14.150 per dolar AS.

Adapun, pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu, Jumat (6/9/2019), rupiah ditutup di level Rp14.101 per dolar AS, menguat 0,38% atau 54 poin.

Di sisi lain, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan greenback di hadapan sekeranjang mata uang mayor bergerak melemah 0,02% menjadi 98,394, bertahan di atas level terendahnya untuk sepekan terakhir.

Tag : Gonjang Ganjing Rupiah
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top