Pollux Properti Indonesia Targetkan Booking Sales Rp775 Miliar 

Emiten properti PT Pollux Properti Indonesia Tbk. menargetkan booking sales pada tahun ini senilai Rp775 miliar.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 06 September 2019  |  22:25 WIB
Pollux Properti Indonesia Targetkan Booking Sales Rp775 Miliar 
Chadstone Cikarang

Bisnis.com, JAKARTA--Emiten properti PT Pollux Properti Indonesia Tbk. menargetkan booking sales pada tahun ini senilai Rp775 miliar.

Direktur Pollux Properti Donisius Adi menyampaikan, dari target booking sales perseroan senilai Rp775 miliar, sudah terealisasi Rp367,4 miliar per Agustus 2019.

“Sekitar 50 persen sudah kami capai sampai dengan Agustus. Sisanya 50 persen lagi akan kami capai di sisa 4 bulan terakhir 2019,” tutur Donisius.

Tahun ini PT Pollux Properti Indonesia menargetkan pendapatan netto senilai Rp1,98 triliun, 75 persen di antaranya dikontribusikan dari pengakuan pendapatan pada tahun-tahun sebelumnya. 

Adapun, pengakuan pendapatan lanjutan atas booking sales yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya sampai dengan 2018 a.l. proyek Meisterstadt sebesar Rp801,8 miliar, Chadstone sebesar Rp511,3 miliar, Amarsvati sebesar Rp94,6 miliar, World Capital Tower sebesar Rp60,3 miliar, dan Gangnam District sebesar Rp48,1 miliar. 

Sedangkan pendapatan atas penjualan baru yang terjadi pada tahun 2019 terutama berasal dari booking sales proyek Chadstone sebesar Rp176,7 miliar, World Capital Tower sebesar Rp133,2 miliar, Meisterstadt sebesar Rp85,1 miliar, Amarsvati sebesar Rp47,7 miliar dan Gangnam District sebesar Rp18,3 miliar.

Sehingga, lanjut Donisius, pendapatan senilai Rp1,5 triliun akan diakui dalam pendapatan tahun ini. Sisanya sekitar Rp460 miliar akan direalisasikan dari penjualan new booking sales 2019.

Lebih lanjut, laba netto tahun berjalan ditargetkan menjadi Rp394,44 miliar pada tahun ini, naik 72,19 persen dari posisi pada akhir tahun lalu senilai Rp229,07 miliar.

“Sehingga mungkin [proyeksi] ini pengaruh yang signifikan terhadap kinerja kami,” kata Donisius.

Pekan lalu, bursa mengunci perdagangan saham POLL akibat naik-turun harga yang tidak wajar. Hal itu dilakukan dengan tujuan memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang sebelum mengambil keputusan investasi di saham POLL.

Perdagangan saham POLL kembali dibuka pada 2 September 2019.

Di lantai bursa, saham POLL ditutup melemah 19,05 persen ke level Rp4.250 pada akhir perdagangan Jumat (6/9/2019). Secara ytd, POLL telah menguat 142,86 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
emiten properti

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top