Rekonsiliasi Perang Dagang dan Data Ekonomi Eropa Kerek Harga SUN

Rekonsiliasi perang dagang China-AS dan rilis data ekonomi Eropa diperkirakan bakal mengerek harga surat utang negara (SUN) hari ini. 
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 30 Agustus 2019  |  10:10 WIB
Rekonsiliasi Perang Dagang dan Data Ekonomi Eropa Kerek Harga SUN
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA--Rekonsiliasi perang dagang China-AS dan rilis data ekonomi Eropa diperkirakan bakal mengerek harga surat utang negara (SUN) hari ini. 

Dikutip dari hasil riset hariannya, Jumat (30/8/2019), analis fixed income Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Dhian Karyantono mengatakan terdapat dua katalis positif yang mendukung kenaikan harga SUN pada perdagangan hari ini. Pertama, pernyataan China terkait perang dagang membuat investor optimistis terhadap upaya rekonsiliasi kedua negara. 

Seperti diketahui, China telah menyatakan tak akan membalas pengenaan tarif atas produk impor China senilai US$550 miliar dengan rencana tarif sebesar 30% dan 15%. Adapun, optimisme investor terlihat pada indeks CBOE VIX turun sebesar 7,60% menjadi sebesar 17,88 poin dibandingkan dengan hari sebelumnya. 

Indeks tersebut menjadi dasar bahwa harga SUN bisa naik akibat meningkatnya minat investor terhadap aset yang dianggap berisiko seperti rupiah dan SUN. Mengingat, selisih inversi antara yield 2 tahun dengan 10 tahun sempat menipis. 

Kedua, Dhian menyebut data ekonomi Eropa juga mendukung kenaikan harga SUN pada perdagangan hari ini. Data realisasi penjualan eceran Jerman periode Juli 2019 yang diperkirakan bakal dirilis pukul 13.00 berpotensi melambat sebesar 1,3% secara bulanan. Pertumbuhan penjualan eceran Jerman pada periode Juli pun diproyeksi lebih kecil dari pertumbuhan penjualan eceran pada bulan sebelumnya yakni sebesar 3,5%.

Selain itu, inflasi Prancis pada Agustus 2019 pun yang bakal dirilis pukul 13.45 itu diperkirakan turun dari 1,1% menjadi 1%. Turunnya inflasi Prancis juga akan diikuti penurunan inflasi Eropa yang bakal dirilis pukul 16.00 dari 1,1% menjadi 1%. 

Kedua data tersebut bakal mendukung stimulus fiskal dan moneter sehingga tren kenaikan harga SUN menguat. 

"Harga SUN diperkirakan meningkat di akhir pekan," ujarnya. 

Atas proyeksi tersebut, dia pun merekomendasikan agar pelaku pasar memanfaatkan momentum kenaikan harga SUN dengan mengoleksi seri FR0082, FR0078 dan FT0080 untuk transaksi jangka pendek. Sementara itu, untuk transaksi jangka panjang, investor bisa melakukan hold hingga buy beberapa seri seperti FR0082, FR0070, FR0078, FR0068, FR0080, FR0079, FR0059, FR0074, FR0072, FR0075 dan FR0065. Selain itu, seri PBS014, PBS019, PBS021, PBS022, dan PBS015. 

Berikut yield beberapa seri acuan. 

FR0077 (5 tahun): 105.40 (6.76%) – 106.00 (6.62%)
FR0078 (10 tahun): 106.35 (7.32%) – 107.25 (7.20%) 
FR0068 (15 tahun): 105.45 (7.74%) – 106.30 (7.65%)
FR0079 (20 tahun): 104.90 (7.88%) – 106.00 (7.77%)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sun

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top