Simak Proyeksi Imbal Hasil Lelang Sukuk Negara Hari Ini

Lelang sukuk negara pada lelang hari ini diperkirakan bakal menarik penawaran sebesar Rp15 triliun hingga Rp25 triliun dari enam seri yang ditawarkan.
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 06 Agustus 2019  |  09:44 WIB
Simak Proyeksi Imbal Hasil Lelang Sukuk Negara Hari Ini
Memantau layar surat utang negara - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA--Lelang sukuk negara pada lelang hari ini diperkirakan bakal menarik penawaran sebesar Rp15 triliun hingga Rp25 triliun dari enam seri yang ditawarkan.

Dalam hasil risetnya, Selasa (6/8/2019), analis MNC Sekuritas I Made Adi Saputra menyebut pada lelang kali ini seri PBS014 bakal menjadi primadona kendati tak menawarkan kupon tertinggi. Adapun, secara total, lelang bakal mengumpulkan penawaran masuk hingga Rp25 triliun.

Pemerintah melelang enam seri sukuk yakni satu seri surat perbendaharaan negara-syariah (SPN-S) dan lima seri sukuk berbasis proyek (project based sukuk/PBS) pada Selasa (6/8/2019) dengan target indikatif sebesar Rp8 triliun.

Dikutip dari laman Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Senin (5/8/2019), keenam seri yang akan dilelang menawarkan imbalan beragam mulai dari diskonto hingga 8,625%.

Perinciannya, Pemerintah melelang seri SPN-S10012020 dengan imbalan diskonto dan jatuh tempo pada 7 Februari 2020 yang merupakan seri baru pada lelang kali ini. Untuk seri ini, alokasi pembelian non-kompetitif sebesar 50% dari jumlah yang dimenangkan.

Lima seri lainnya merupakan seri PBS yakni pertama, PBS014 yang menawarkan imbalan 6,5% dan jatuh tempo pada 15 Mei 2021. Kedua, seri PBS019 yang menawarkan imbalan 8,25% dan jatuh tempo pada 15 September 2023. Ketiga, seri PBS021 yang menawarkan imbalan 8,5% dan jatuh tempo pada 15 April 2026.

Keempat, seri PBS022 yang menawarkan imbalan 8,625% dan jatuh tempo pada 15 April 2034 serta terakhir, seri PBS015 dengan imbalan 8% dan jatuh tempo pada 15 Juli 2047. Kelima seri PBS ini memiliki alokasi pembelian non-kompetitif sebesar 30% dari jumlah yang dimenangkan.

"Kami perkirakan jumlah penawaran yang masuk akan berkisar antara Rp15—25 triliun dengan jumlah penawaran terbesar masih akan didapati pada Surat Perbendaharaan Negara serta pada PBS014," katanya.

Adapun, lelang kali ini merupakan lelang kelima dari 13 lelang yang akan dilakukan sepanjang kuartal II/2019. Pemerintah pun menetapkan target Rp185 triliun melalui 13 kesempatan lelang.

Pada semester I/2019 pemerintah telah menerbitkan Surat Berharga Negara melalui lelang senilai Rp354,57 triliun yang terdiri atas penerbitan di kuartal I 2019 senilai Rp221,61 triliun dan di kuartal II 2019 senilai Rp132,96 triliun. Pada lelang sebelumnya, pemerintah meraup dana senilai Rp8,00 triliun dari total penawaran yang masuk senilai Rp16,47 triliun.


Berikut perkiraan imbal hasilnya:

- Seri SPN-S 07022020 berkisar antara 6,06250 - 6,15625;
- Seri PBS014 berkisar antara 6,81250 - 6,90625;
- Seri PBS019 berkisar antara 7,21875 - 7,31250;
- Seri PBS021 berkisar antara 7,65625 - 7,75000;
- Seri PBS022 berkisar antara 8,09375 - 8,18750; dan
- Seri PBS015 berkisar antara 8,34375 - 8,43750.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Obligasi, sukuk negara

Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top