Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

JII Turun 0,50 Persen, Saham ASII & UNTR Penekan Utama

Pelemahan indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), berlanjut pada akhir perdagangan hari ketiga berturut-turut, Selasa (6/8/2019).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 06 Agustus 2019  |  17:45 WIB
Jakarta Islamic Index. - Bisnis.com
Jakarta Islamic Index. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – Pelemahan indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), berlanjut pada akhir perdagangan hari ketiga berturut-turut, Selasa (6/8/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, JII ditutup turun 0,50 persen atau 3,33 poin di level 661,59 dari level penutupan perdagangan sebelumnya. Pada perdagangan Senin (5/8), JII anjlok 3 persen atau 20,56 poin dan berakhir di level 664,92.

Indeks syariah tersebut mampu mengikis sebagian besar pelemahannya setelah dibuka melorot 1,17 persen atau 7,81 poin di posisi 657,11 pagi tadi. Sepanjang perdagangan hari ini, JII bergerak di level 648,79-666,41.

Sebanyak 9 saham menguat, 19 saham melemah, dan 2 saham stagnan dari 30 saham yang diperdagangkan.

Saham PT Astra International Tbk. (ASII) dan PT United Tractors Tbk. (UNTR) yang masing-masing turun 2,53 persen dan 4,71 persen menjadi penekan utama pergerakan JII di akhir perdagangan.

Sementara itu, pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berlanjut pada akhir perdagangan hari keempat berturut-turut. Meski tertekan, IHSG mampu mengikis sebagian koreksinya dan bertahan di atas level 6.100.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup melemah 0,91 persen atau 56,23 poin di level 6.119,47 dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Senin (5/8), IHSG berakhir anjlok 2,59 persen atau 164,48 poin di level 6.175,7, penurunan hari ketiga. Indeks mulai melanjutkan pelemahannya saat dibuka melorot 1,14 persen atau 70,61 poin di level 6.105,09 pagi tadi.

Padahal sebelum berakhir di atas level 6.100, pergerakan indeks sempat anjlok lebih dari 2 persen mendekati dasar level 6.000. Level penutupan yang dibukukan hari ini adalah yang terendah sejak 29 Mei.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak fluktuatif di kisaran 6.022,6 - 6.157,76.

Enam dari sembilan sektor berakhir di wilayah negatif, dipimpin aneka industri (-2,26 persen) dan finansial (-1,90 persen). Tiga sektor lainnya menetap di zona hijau, dipimpin sektor tambang yang naik 0,52 persen.

Dari 652 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, sebanyak 121 saham menguat, 307 saham melemah, dan 224 saham stagnan.

Dua saham emiten bank yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang masing-masing turun 3,98 persen dan 2 persen menjadi penekan utama pelemahan IHSG.

Saham-saham syariah yang menekan indeks JII:
KodePenurunan (persen)
ASII-2,53
UNTR-4,71
CPIN-3,31
BTPS-5,11

Saham-saham syariah yang mendorong indeks JII:

KodeKenaikan (persen)
TLKM+1,23
UNVR+1,14
ANTM+9,30
INCO+4,98

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks Syariah
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top