Mirae Asset Sekuritas : Harga SUN Diperkirakan Tertekan Rilis Data Ekonomi AS

Rilis data ekonomi AS menunjukkan pertumbuhan 2,1 persen pada kuartal II/2019, di atas proyeksi pasar tapi di bawah capaian kuartal sebelumnya.
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 29 Juli 2019  |  09:09 WIB
Mirae Asset Sekuritas : Harga SUN Diperkirakan Tertekan Rilis Data Ekonomi AS
Karyawan mencari informasi tentang obligasi di Jakarta, Rabu (17/7/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA -- Mirae Asset Sekuritas Indonesia memperkirakan harga Surat Utang Negara (SUN) melemah pada perdagangan hari ini, karena tertekan rilis data pertumbuhan ekonomi AS.

Dalam riset hariannya, Senin (29/7/2019), analis fixed income Mirae Asset Sekuritas Indonesia Dhian Karyantono mengatakan pada perdagangan hari ini, harga SUN berpotensi di level lebih rendah dibandingkan dengan perdagangan sebelumnya.

Pertumbuhan ekonomi AS tercatat sebesar 2,1 persen pada kuartal II/2019, lebih tinggi dari ekspekstasi pasar yang sebesar 1,8 persen. Namun, capaian ini lebih rendah jika dibandingkan dengan kenaikan pada kuartal sebelumnya yang menyentuh 3,1 persen.

Sebagai imbasnya, indeks dolar naik menyentuh 98 poin sehingga rupiah terdepresiasi dan harga SUN melemah.


"Harga SUN pada perdagangan di pasar sekunder hari ini, diperkirakan mencatatkan level lebih rendah dibandingkan dengan level akhir pekan kemarin, yang utamanya disebabkan oleh rilis data pertumbuhan ekonomi AS," ujarnya.

Menurut Dhian, investor dengan orientasi transaksi jangka pendek bisa memanfaatkan momen pelemahan harga SUN dengan melakukan aksi wait and see. Utamanya, bagi investor yang memiliki minat pada SUN seri acuan karena pelemahan diperkirakan bakal berlanjut hingga Selasa (30/7).

Alasannya, terdapat risiko dari dampak rilis data Dallas Fed Manufacturing Index, yang diperkirakan akan mencapai level -2,57 poin hingga 7,08 poin atau lebih baik dibandingkan dengan ekspektasi pasar yakni -5 poin dari level bulan lalu yang sebesar –12,1 poin.


Alasan lain yang membayangi adalah lelang SUN yang digelar besok.

Untuk investor yang melakukan transaksi jangka panjang, Dhian merekomendasikan aksi hold hingga buy untuk beberapa seri seperti FR0070, FR0078, FR0068, FR0080, FR0079, FR0059, FR0074, FR0072, FR0075, dan FR0065. Selain itu, seri seperti PBS014, PBS019, PBS021, PBS022, dan PBS015 juga bisa dicermati pada perdagangan hari ini.

"Di tengah kemungkinan melemahnya harga SUN tersebut, kami merekomendasikan aksi wait and see bagi investor yang memiliki orientasi short-term trading, utamanya seri SUN benchmark," terangnya.

Berikut beberapa seri dan imbal hasil SUN seri acuan:


FR0077 (5 tahun): 105.70 (6.71%) – 106.10 (6.62%)

FR0078 (10 tahun): 106.65 (7.29%) – 107.15 (7.22%)

FR0068 (15 tahun): 106.65 (7.61%) – 107.15 (7.56%)

FR0079 (20 tahun): 105.60 (7.81%) – 106.45 (7.73%)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
surat utang negara

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top