Pembangunan Jaya Ancol (PJAA) Bidik Pertumbuhan Pendapatan di Atas 4 Persen

PJAA sudah mencatatkan pendapatan sebesar Rp607,89 miliar pada semester I/2019. Jumlah tersebut setara dengan 45,98% target pendapatan perseroan di kisaran Rp1,32 triliun.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 29 Juli 2019  |  17:55 WIB
Pembangunan Jaya Ancol (PJAA) Bidik Pertumbuhan Pendapatan di Atas 4 Persen
Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol, Tbk. Paul Tehusijarana saat berkunjung ke Wisma Bisnis Indonesia, di Jakarta, Rabu (18/10). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – Badan usaha milik daerah (BUMD) DKI Jakarta, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. optimistis bisa mengeruk pendapatan lebih dari 4% dibandingkan dengan pendapatan 2018.

Emiten berkode PJAA itu yakin bisa membukukan pendapatan lebih dari Rp1,28 triliun pada 2019. Head of Secretary Pembangunan Jaya Ancol Agung Praptono mengatakan perseroan masih optimistis untuk bisa mengejar pertumbuhan pendapatan sebesar 4% sampai dengan akhir tahun.

“Target [pendapatan tahun ini] naik. Tahun lalu revenue kami naik 4%, jadi tahun ini kami targetkan lebih,” katanya kepada Bisnis.com pada Senin (29/7/2019).

Sekadar informasi, PJAA sudah mencatatkan pendapatan sebesar Rp607,89 miliar pada semester I/2019. Jumlah tersebut setara dengan 45,98% target pendapatan perseroan di kisaran Rp1,32 triliun.

Lebih detail, pendapatan sebesar Rp607,89 miliar itu naik 2,41% dari raihan Rp593,56 miliar pada semester I/2018. Adapun segmen yang berkontribusi paling besar masih dari pendapatan tiket sebesar Rp443,67 miliar, segmen pendapatan usaha lainnya sebesar Rp124,19 miliar, segmen hotel dan restoran Rp39,70 miliar, dan segmen real estate Rp1,39 miliar.

Pada semester II/2019, lanjutnya, PJAA tetap akan bergantung dari segmen rekreasi. Agung menyebutkan kontribusinya terhadap pemasukan perseroan mencapai 90%. Selain itu, untuk menggenjot pemasukan PJAA katanya juga sudah menyiapkan tiga inovasi wahana yang sudah selesai dibangun pada Juni dan menunggu waktu diluncurkan.

“Untuk semester II ini perseroan telah menyiapkan inovasi yang sebagian telah selesai Juni 2019 seperti Kawasan Dunia Kartun di Dufan, Wahana Asthatirta di Atlantis Water serta karousel di Ocean Dream Samudra,” katanya.

Emiten pengelola kawasan Ancol tersebut, lanjutnya, akan merilis wahana baru di Dufan dengan jenis coaster sehingga sampai dengan akhir semester II/2019 perseroan akan focus kepada pengembangan rekreasi sebagai tulang punggung utama.

“Tahun lalu [pendapatan PJAA sebesar] Rp1,28 triliun, jadi kami masih optimistis kenaikan tahun ini di atas kenaikan tahun lalu,” tegasnya.

Berdasarkan data Bloomberg pada pergadangan Senin (29/7/2019), saham PJAA naik 30 poin atau 2,69% menjadi Rp1.145 per saham. Akan tetapi selama tahun berjalan, kinerja saham PJAA tengah terkoreksi sedalam 9,13%. Pada kuartal pertama PJAA sempat menyentuh level tertinggi Rp1.600 per saham.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pembangunan jaya ancol, kinerja emiten

Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top