Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

REKOMENDASI SAHAM: Menimbang Tenaga UNTR Lewati Rp30.000?

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan harga UNTR ditutup terkoreksi 950 poin atau 3,58% ke level Rp25.575 pada perdagangan, Senin (29/7/2019). Saham entitas anak PT Astra International Tbk. itu diperdagangkan dengan price earning ratio (PER) 7,81 kali.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 29 Juli 2019  |  18:42 WIB
Pejalan kaki berjalan di dekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di Jakarta, Senin (1/7/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan
Pejalan kaki berjalan di dekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di Jakarta, Senin (1/7/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - Redupnya penjualan alat berat PT United Tractors Tbk. sepanjang 2019 digadang-gadang akan tertutupi oleh kilauan bisnis emas dan jasa kontraktor pertambangan batu bara. Mampukah strategi itu mendorong saham perseroan lewati level Rp30.000?

Pada semester I/2019, emiten berkode saham UNTR itu melaporkan total penjualan alat berat Komatsu 1.917 unit. Jumlah itu turun 20,13% dari 2.400 unit periode yang sama tahun lalu.

Akan tetapi, bisnis jasa kontraktor pertambangan yang dijalankan melalui entitas anak PT Pamapersada Nusantara (PAMA) tercatat tumbuh secara tahunan pada semester I/2019. Realisasi volume pengupasan lapisan penutupan atau overburden removal (OB) tumbuh 5,27% dan produksi batu bara atau coal getting tumbuh 7,42% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Dari bisnis emas, UNTR merealisasikan volume penjualan 194.000 ounces (Oz) pada semester I/2019. Pencapaian tersebut setara dengan 48,5% dari target 400.000 Oz yang dibidik tahun ini.

Dalam riset yang dipublikasikan melalui Bloomberg, Analis PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia Hariyanto Wijaya dan Emma A. Fauni menuliskan bahwa pihaknya tidak melihat tanda-tanda pemulihan dari permintaan alat berat untuk sektor pertambangan dan pertanian. Hal itu sejalan dengan harga komoditas yang tetap lemah untuk saat ini.

Kendati demikian, realisasi output atau produksi bisnis jasa kontraktor masih tumbuh secara kumulatif. Bahkan, laporan dari bisnis pertambangan batu bara perseroan menunjukkan hasil yang solid.

“Kami mengulangi panggilan beli untuk saham UNTR dengan target harga Rp34.800,” ujar tim analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia dalam riset yang dikutip, akhir pekan lalu.

Hariyanto dan Emma menambahkan UNTR adalah salah satu dari beberapa pemain tambang emas yang mampu memanfaatkan momentum kenaikan harga emas.

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan harga UNTR ditutup terkoreksi 950 poin atau 3,58% ke level Rp25.575 pada perdagangan, Senin (29/7/2019). Saham entitas anak PT Astra International Tbk. itu diperdagangkan dengan price earning ratio (PER) 7,81 kali.

Untuk periode berjalan 2019, pergerakan saham UNTR tercatat mengalami koreksi 6,49%. Harga bergerak dengan kisaran level terendah Rp24.000 dan tertinggi Rp29.525.

Dalam riset lain yang dipublikasikan melalui Bloomberg, Senior Manager Research Analyst Kresna Sekuritas Robertus Yanuar Hardy memproyeksikan perseroan dapat mengantongi pendapatan Rp99,53 triliun dan laba bersih Rp13,24 triliun pada 2019. Ekspektasi itu sejalan dengan realisasi kinerja keuangan pada kuartal I/2019 serta operasional yang solid pada semester I/2019.

Robertus merekomendasikan beli saham UNTR dengan target harga Rp31.000. Pihaknya berpandangan hasil operasional yang kuat dari bisnis emas dan jasa kontraktor pertambangan akan mendukung profitabilitas perseroan tahun ini meskipun penjualan alat berat Komatsu lebih rendah dari 2018.

Rekomendasi Analis terhadap Saham UNTR

SekuritasRekomendasiTarget Harga (Rp/Saham)
Mirae Asset Daewoo Co.,Ltd.buy34.800
RHB Researchbuy32.500
Kresna Sekuritasbuy31.000
Danareksa Sekuritasbuy36.000
Morgan StanleyOverwt/Attractive30.000
Credit Suisseoutperform32.600
J.P. Morganneutral29.000
Macquarieoutperform32.500
Samuel Sekuritas Indonesiabuy33.800
Indo Premier Sekuritasbuy39.000
Panin Sekuritasbuy36.000
HSBCbuy39.700
UOB Kay Hianbuy42.000

 

Sumber: Bloomberg, per 29 Juli 2019.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rekomendasi saham united tractors
Editor : Ana Noviani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top