Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Infrastruktur Kencang, TLKM Pendorong Utama IHSG Sesi I

Saham emiten sektor infrastuktur menjadi pendorong utama penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Kamis (25/7/2019).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 25 Juli 2019  |  13:30 WIB
Karyawan memantau pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di salah satu perusahaan sekuritas di Jakarta, Jumat (5/4/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat
Karyawan memantau pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di salah satu perusahaan sekuritas di Jakarta, Jumat (5/4/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Saham emiten sektor infrastuktur menjadi pendorong utama penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Kamis (25/7/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG menguat 0,24 persen atau 15,59 poin ke level 6.400,58 pada akhir sesi I dari level penutupan perdagangan sebelumnya. Pada perdagangan Rabu (24/7), IHSG berakhir melemah 0,29 persen atau 18,82 poin di level 6.384,99, penurunan hari ketiga berturut-turut.

Indeks mulai bangkit dari pelemahannya dengan dibuka naik 0,12 persen atau 7,4 poin di level 6.392,39. Sepanjang perdagangan sesi I, IHSG bergerak fluktuatif di level 6.391,76 – 6.412,71.

Delapan dari sembilan sektor menetap di zona hijau dipimpin sektor infrastruktur (+1,22 persen) dan aneka industri (+0,70 persen). Hanya sektor industri dasar yang mangkal di wilayah negatif dengan turun 0,89 persen.

Secara sektoral, saham TLKM (+0,95 persen), EXCL (+5,45 persen), ISAT (+12,09 persen), dan TCPI (+3,42 persen) menjadi pendorong utama sektor infrastruktur siang ini.

Dari 652 saham yang diperdagangkan, sebanyak 190 saham menguat, 181 saham melemah, dan 281 saham stagnan.

Saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) pun menjadi pendorong utama IHSG pada akhir sesi I berdasarkan kapitalisasi pasar, disusul saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) yang naik 2,36 persen (lihat tabel).

Adapun berdasarkan persentase, saham PT Inter Delta Tbk. (INTD) yang melonjak 27,66 persen membukukan kenaikan harga saham terbesar pada sesi I, disusul saham PT Global Teleshop Tbk. (GLOB) sebesar 24,41 persen.

Berikut perincian saham pada IHSG pada akhir sesi I:

Lima saham pendorong utama berdasarkan kapitalisasi pasar:
KodePerubahan (persen)
TLKM+0,95
ICBP+2,36
MKPI+19,80
BBRI+0,45
HMSP+0,66            

Lima saham terkuat berdasarkan persentase:
KodePerubahan (persen)
INTD+27,66           
GLOB+24,41
PORT+21,70
MKPI+19,80
TRUS+17,24

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top