Kembangkan PLTA, Kencana Energi Lestari Go Public

Kencana Energi Lestari akan melakukan penawaran umum perdana saham sebanyak-banyaknya 977,68 juta saham biasa atas nama atau sebanyak-banyaknya 25% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 17 Juli 2019  |  10:14 WIB
Kembangkan PLTA, Kencana Energi Lestari Go Public
Karyawan melintas di antara monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (16/3/2018). - ANTARA/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA — Calon emiten PT Kencana Energi Lestari Tbk. akan menghimpun dana segar lewat penawaran umum perdana saham yang mayoritas akan digunakan untuk pengembangan usaha di bidang energi pembangkit listrik dan energi terbarukan lainnya.

Dalam prospektus yang disampaikan perseroan, Rabu (17/7/2019), Kencana Energi Lestari akan melakukan penawaran umum perdana saham sebanyak-banyaknya 977,68 juta saham biasa atas nama atau sebanyak-banyaknya 25% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan.

Bersamaan dengan aksi itu, perseroan juga mengadakan program alokasi saham karyawan atau employee stock allocation (ESA) sebanyak-banyaknya 2% dari jumlah saham yang ditawarkan lewat initial public offering (IPO) atau sekitar 19,55 juta.

Tahapan bookbuilding atau penawaran awal rencananya akan dilakukan pada 17 Juli 2019—30 Juli 2019. Sementara itu, masa penawaran umum perdana saham diperkirakan akan berlangsung pada 9 Agustus 2019—14 Agustus 2019,

Dengan demikian, pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan dilakukan pada 20 Agustus 2019.

Kencana Energi Lestari memaparkan akan menggunakan seluruh dana yang diperoleh melalui IPO untuk perseroan dan/atau melalui entitas anak. Mayoritas atau sebesar 55% dana yang dihimpun akan digunakan untuk pengembangan usaha di bidang energi pembangkit listrik tenaga air dan energi terbarukan di area Sumatra dan Sulawesi Selatan.

Fasilitas itu diperkirakan perseroan memiliki kapasitas produksi 205 megawatt (MW) melalui investasi penyertaan modal oleh perseroan pada entitas anak maupun entitas lain. Selanjutnya, sekitar 25% akan digunakan untuk modal kerja PT Bangun Tirta Lestari.

Perseroan yang bergerak bidang jasa dan ketenagalistrikan itu juga mengalokasikan dana untuk belanja modal atau capital expenditure (capex) untuk anak usaha. Rencananya, sekitar 20% dana dari IPO akan digunakan untuk capex PT Nagata Dinamika Hidro Madong terkait proyek Madong.

Dalam laporan keuangan per 31 Maret 2019, Kencana Energi Lestari tercatat memiliki total aset US$249,98 juta. Jumlah itu terdiri atas total liabilitas US$115,55 juta dan total ekuitas US$134,42 juta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ipo, bei

Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top