Ringkasan Perdagangan 16 Juli: IHSG dan Rupiah Kompak Melemah, Harga Emas Menguat

Berikut adalah ringkasan perdagangan di pasar saham, mata uang, dan komoditas yang dirangkum Bisnis.com hari ini, Selasa (16/7/2019):
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 16 Juli 2019  |  19:14 WIB
Ringkasan Perdagangan 16 Juli: IHSG dan Rupiah Kompak Melemah, Harga Emas Menguat
Pengunjung beraktivitas di dekat papan pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (2/7/2019). - Bisnis/Triawanda Tirta Aditya

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan hari ini, sejalan dengan pelemahan nilai tukar rupiah.

Sementara itu, pasar saham Asia cenderung bergerak terbatas karena penantian investor terhadap data ekonomi AS, sementara harga komoditas cenderung fluktuatif.

Berikut adalah ringkasan perdagangan di pasar saham, mata uang, dan komoditas yang dirangkum Bisnis.com hari ini, Selasa (16/7/2019):

 Bursa Asia Bergerak Terbatas, IHSG Ditutup Melemah

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup melemah 0,25 persen atau 16,35 poin ke level 6.401,88 dari level penutupan perdagangan sebelumnya. Pada perdagangan Senin (15/7), IHSG mampu menguat 0,7 persen atau 44,89 poin dan ditutup di level 6.418,23 

Enam dari sembilan sektor ditutup melemah, didorong oleh sektor industri dasar yang melemah 0,91 persen dan disusul sektor properti yang melemah 0,69 persen.

Di sisi lain, tiga sektor menguat dan menahan pelemahan IHSG lebih lanjut, dipimpin oleh sektor tambang yang menguat 0,64 persen.

Dari 652 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, sebanyak 158 saham menguat, 236 saham melemah, dan 258 saham lainnya stagnan.

Pergerakan Nilai Tukar Rupiah Hari Ini

Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup melemah 15 poin atau 0,11 persen ke level Rp13.935 per dolar AS, setelah bergerak pada kisaran Rp13.905 – Rp13.938 per dolar AS.

Nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka terapresiasi tipis 10 poin atau 0,07 persen di level Rp13.910 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS menguat 0,14 persen atau 0,134 poin ke level 97,067 pada pukul 15.52 WIB.

Investor Tunggu Data Ekonomi AS, Bursa Asia Menguat Terbatas

Sebagian besar pasar saham Asia menguat terbatas pada perdagangan Selasa (16/7/2019) karena investor menunggu data penjualan ritel dan pendapatan perusahaan AS.

Indeks MSCI Asia Pacific di luar Jepang bertahan menguat 0,3 persen, dengan pelemahan di bursa saham China membatasi kenaikan di bursa lain di regional.

Indeks CSI300 China melemah 0,3 persen karena investor cemas perlambatan pertumbuhan ekonomi China dan dampak dari perang perdagangan dengan  AS, bahkan ketika data baru menyoroti upaya Beijing untuk meningkatkan pengeluaran.

Sementara itu, indeks Kospi Korea Selatan menguat 0,4 persen dan saham di Taiwan naik 0,1 persen. Pasar Australia merosot 0,1 persen, tidak tergerak oleh rilis risalah yang dovish dari pertemuan Reserve Bank of Australia.

Sementara itu, indeks Nikkei 225 dan Topix Jepang melemah masing-masing 0,69 persen dan 0,48 persen.

Kekhawatiran Ekonomi China, Harga Karet Sentuh Level Terendah Sejak Agustus 2018

Berdasarkan data Bloomberg, harga karet untuk kontrak teraktif September 2019 di Shanghai Futures Exchange ditutup melemah 1,18 persen atau 125 poin di level 10.510 yuan per ton dari level penutupan sebelumnya.

Pada perdagangan Senin (15/7/2019), harga karet kontrak September 2019 berakhir menguat tipis 0,05 persen atau 5 poin ke level 10.635 yuan per ton.

Di sisi lain, harga di Tokyo Commodities Exchange untuk kontrak Desember 2019 ditutup menguat 1,71 persen atau 3,poin ke level 178,30 yen per kg, setelah tidak adanya perdagangan pada Senin karena libur nasional.

Dilansir dari Bloomberg, harga karet melemah ke level terendah sejak Agustus 2018 di tengah kekhawatiran tentang ekonomi di China, dan seiring berakhirnya pembatasan ekspor di negara-negara produsen utama.

Pergerakan Harga Emas Hari Ini

Harga emas Comex untuk kontrak Agustus 2019 menguat 2,2 poin atau 0,16 persen ke leve US$1.415,70 per troy ounce.

Sebelumnya, harga emas Comex dibuka turun 0,21 persen atau 2,90 poin di level US$1.416,40 per troy ounce.

Sementara itu, harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) hari ini melemah Rp4.000 per gram dari perdagangan pada Senin (15/7).

Berdasarkan informasi Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga emas batangan Antam hari ini dipatok senilai Rp702.000 per gram. Sehari sebelumnya, Senin (15/7), harga emas Antam berada pada kisaran Rp706.000 per gram.

Sementara itu, harga jual kembali (buyback) emas Antam hari ini dipatok senilai Rp630.000 per gram. Harga yang ditetapkan turun Rp5.000 dibandingkan harga yang dipatok pada Senin (15/7).

Nikel Sentuh Level Tertinggi di Tengah Perlambatan Ekonomi China

Nikel mencapai level tertingginya tahun ini pada perdagangan Selasa (16/7/2019) meskipun dibayangi perlambatan  data pertumbuhan ekonomi China, negara konsumen logam terbesar di dunia.

Pada perdagangan Selasa (16/7/2019) hingga pukul 15.06 WIB, harga nikel di bursa London menguat 1,74 persen menjadi US$13.902,5 per ton. Pada pertengahan perdagangan, nikel sempat menyentuh level US$13.960 per ton, level tertinggi dalam tahun ini. Adapun, sepanjang tahun berjalan nikel telah bergerak menguat 29,32 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Gonjang Ganjing Rupiah, Harga Emas Hari Ini, Indeks BEI

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top