Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Voksel Electric (VOKS) Incar Laba Bersih Naik 2 Kali Lipat di 2019

Emiten kabel PT Voksel Electric Tbk. mengincar perolehan laba bersih tumbuh dua kali lipat atau mencapai Rp229,10 miliar di 2019. 
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 19 Juni 2019  |  09:45 WIB
Karyawan memantau pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di salah satu perusahaan sekuritas di Jakarta, Jumat (5/4/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat
Karyawan memantau pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di salah satu perusahaan sekuritas di Jakarta, Jumat (5/4/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten kabel PT Voksel Electric Tbk. mengincar perolehan laba bersih tumbuh dua kali lipat atau mencapai Rp229,10 miliar di 2019. 

Berdasarkan paparan publik di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia yang dikutip Rabu (19/6/2019), emiten dengan kode saham VOKS ini mengincar penjualan dapat mencapai Rp3,29 triliun pada 2019. Target penjualan ini naik 22,76% dibandingkan dengan realisasi penjualan 2018 sebesar Rp2,68 triliun. 

Lebih lanjut, VOKS mengincar laba bersih sebesar Rp229,10 miliar pada tahun ini atau naik 117,22% dibandingkan dengan realisasi 2018 sebesar Rp105,47 miliar. 

Hingga kuartal I/2019, perseroan merealisasikan pendapatan bersih sebesar Rp789,91 miliar dan laba bersih Rp78,36 miliar atau masing-masing tumbuh 47,34% dan 407,18%. 

Sebelumnya, Sekretaris Perusahaan Voksel Electric Sache Amalia Siddharta mengatakan, laba yang tumbuh pesat pada kuartal pertama tahun ini didukung nilai tukar yang stabil dan meningkatnya volume penjualan. Volume penjualan terutama berasal dari proyek transmisi PLN.

Perseroan memasang target pendapatan moderat pada kuartal II/2019 yakni sebesar Rp600 miliar - Rp700 miliar. Target ini lebih rendah dibandingkan dengan pendapatan kuartal I/2019 sebesar Rp789,91 miliar. 

Sache menjelaskan, target yang lebih moderat pada kuartal II/2019 karena mengingat adanya libur panjang Lebaran. 

"Menurut pengalaman seringkali adanya rescheduling pengiriman karena kesiapan penerimaan barang dari pihak customer," katanya pada (16/5/2019). 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kinerja emiten voksel electric
Editor : Riendy Astria
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top