Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dana Kelolaan Industri Reksa Dana Menipis

Total dana kelolaan industri reksa dana terus menurun pada bulan lalu. Selain itu, nilai subscriptions reksa dana juga ikut turun.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 12 Juni 2019  |  13:14 WIB
Pengunjung menggunakan ponsel di dekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di BEI, Jakarta, Selasa (11/6/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan
Pengunjung menggunakan ponsel di dekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di BEI, Jakarta, Selasa (11/6/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA — Total dana kelolaan industri reksa dana terus menurun pada bulan lalu. Selain itu, nilai subscriptions reksa dana juga ikut turun.

Per 29 Mei 2019, Otoritas Jasa Keuangan mencatat nilai aktiva bersih (NAB) reksa dana sebesar Rp502,76 triliun, turun 1,72% dari posisi pada bulan April yang senilai Rp511,59 triliun.

Tak hanya nilai total dana kelolaan yang menurun, nilai subscriptions reksa dana juga turun 12,07% menjadi Rp56,78 triliun pada periode 2 Mei — 29 Mei 2019 tersebut.

Begitu pula nilai redemptions terkikis 10,48% menjadi Rp55,93 triliun pada periode yang sama, dibandingkan dengan Rp62,48 triliun pada bulan sebelumnya.

Dengan demikian, net subscription reksa dana turun ke level terendahnya sepanjang tahun menjadi Rp853,06 mliar hingga 29 Mei 2019. 

Pada April, nilai net subscription reksa dana juga telah turun menjadi Rp2,09 triliun dibandingkan perolehan tertinggi sepanjang tahun berjalan pada Maret senilai Rp9,20 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

reksa dana dana kelolaan
Editor : Riendy Astria
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top