Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ESR Tunda IPO US$1,4 Miliar Akibat Pasar Tertekan

Pengembang properti logistik ESR Cayman Ltd. menunja penawaran umum saham perdana atau IPO senilai US$1,4 miliar di Bursa Hong Kong akibat kondisi pasar yang masih volatil.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 03 Juni 2019  |  13:14 WIB
Bursa Hong Kong - Reuters
Bursa Hong Kong - Reuters

Bisnis.com, HONG KONG—Pengembang properti logistik ESR Cayman Ltd. menunja penawaran umum saham perdana atau IPO senilai US$1,4 miliar di Bursa Hong Kong akibat kondisi pasar yang masih volatil.

Padahal, aksi korporasi ESR sangat dinantikan karena menjadi IPO dengan nilai terbesar di Hong Kong pada 2019. Namun demikian, ESR belum menanggapi permintaan komentar.

Dikutip dari Reuters, menurut dua orang sumber, kenaikan volatilitas pasar di tengah ekskalasi ketegangan perdagangan membuat ESR mengurungkan rencana IPO. Padahal, ESR yang didukung perusahaan ekuitas Warburg Pincus LLC dijadwalkan melakukan due diligence meeting pada Senin (3/6/2019).

Namun demikian, bila suasana pasar cenderung membaik, ESR bisa saja melanjutkan rencananya untuk melakukan IPO senilai US$1,4 miliar. Nilai itu setara dengan Rp19,98 triliun berdasarkan kurs Rp14.275 per dolar AS.

ESR sendiri menetapkan nilai perusahaan sebesar US$6,2 miliar. Perusahaan yang dibentuk pada 2016 ini merupakan merger antara Redwood Group dan e-Shang, yang didirikan bersama Warburg Pincus pada 2011. Warbur memegang 38,4% saham ESR sebelum IPO.

Dana hasil IPO sebelumnya direncanakan untuk pembayaran utang, menebus saham preferensi, investasi aset properti, dan rencana akuisisi potensial.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ipo bursa saham

Sumber : reuters

Editor : Farodilah Muqoddam
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top