Didorong Kekhawatiran Pasokan di China, Harga Karet Catat Penguatan Mingguan

Berdasarkan data Bloomberg, harga karet untuk kontrak teraktif Oktober 2019 di Tokyo Commodity Exchange (Tocom) ditutup melemah 0,3 poin atau 0,16 persen ke level 192,80 yen per kilogram (kg). Meskipun melemah, sepanjang pekan ini harga karet telah menguat hingga 2,94 persen.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 17 Mei 2019  |  15:13 WIB
Didorong Kekhawatiran Pasokan di China, Harga Karet Catat Penguatan Mingguan
Bursa Tocom - Akio/Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Harga karet di bursa komoditas Tokyo mencatat penguatan mingguan, meskipun ditutup melemah tipis pada akhir perdagangan hari ini, Jumat (17/5/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, harga karet untuk kontrak teraktif Oktober 2019 di Tokyo Commodity Exchange (Tocom) ditutup melemah 0,3 poin atau 0,16 persen ke level 192,80 yen per kilogram (kg). Meskipun melemah, sepanjang pekan ini harga karet telah menguat hingga 2,94 persen.

Sebelumnya, harga karet dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,41 persen atau 0,8 poin ke level 193,90 yen per kg. Adapun pada perdagangan Kamis (16/5), harga karet ditutup melonjak 3,82 persen atau 7,1poin ke level 193,10.

Di sisi lain, harga karet di Shanghai Futures Exchange untuk kontrak teraktif September 2019 ditutup menguat 1,04 persen atau 125 poin ke level 12.195 yuan per ton, setelah dibuka menguat 3,65 persen atau 425 poin ke level 12.070 yuan per ton.

Dilansir Bloomberg, harga karet menguat melonjak pekan ini di tengah kekhawatiran cuaca panas di beberapa bagian China akan menekan produksi di pasar terbesar dunia untuk komoditas tersebut.

Sebagian besar daerah penghasil karet di provinsi Yunnan di China telah dipengaruhi oleh kekeringan dan produksi di beberapa bagian telah dipangkas atau dihentikan, menurut catatan oleh Ry Eternity Investment.

Sementara itu, Thailand berencana untuk memulai pembatasan ekspor minggu depan.

China adalah produsen karet alam yang besar dengan output sekitar 800.000 ton pada tahun 2016, namun jumlah impor jauh lebih besar dari produksi domestik. Gangguan dalam pasokan lokal dapat menyebabkan kenaikan impor karet alam China.

Pergerakan Harga Karet Kontrak Oktober 2019 di Tocom
TanggalHarga (yen/kg)Perubahan (persen)

17/5/2019

192,80

-0,16

16/5/2019

193,50

+0,21

15/5/2019

186

+0,05

14/5/2019

185,90

-0,75

13/05/2019

187,3

+0,32

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
harga karet

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top