Wall Street Melemah Tunggu Hasil Negosiasi AS-China

Tiga indeks saham utama di bursa Wall Street Amerika Serikat (AS) melemah pada akhir perdagangan Kamis (9/5/2019), menantikan perkembangan terbaru dari negosiasi dagang antara AS dan China di Washington.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 10 Mei 2019  |  06:37 WIB
Wall Street Melemah Tunggu Hasil Negosiasi AS-China
Wallstreet - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Tiga indeks saham utama di bursa Wall Street Amerika Serikat (AS) melemah pada akhir perdagangan Kamis (9/5/2019), menantikan perkembangan terbaru dari negosiasi dagang antara AS dan China di Washington.

Berdasarkan data Reuters, indeks S&P 500 ditutup turun 0,30 persen atau 8,7 poin di level 2.870,72, indeks Nasdaq Composite melemah 0,41 persen atau 32,73 poin ke level 7.910,59, sedangkan indeks Dow Jones Industrial Average berakhir melemah 0,54 persen atau 138,97 poin di level 25.828,36.

Bursa saham AS sempat merosot lebih dari 1 persen di awal sesi tetapi kemudian mampu mengikis sebagian besar pelemahannya setelah Presiden Donald Trump mengatakan telah menerima “surat yang menyenangkan” dari Presiden China Xi Jinping.

Tim negosiasi dari masing-masing negara diinformasikan bertemu pada Kamis (9/5) pukul 5 sore waktu setempat untuk mengadakan perundingan perdagangan hingga Jumat (10/5).

Meski demikian, pemerintah AS belum mundur dari rencana untuk menaikkan tarif menjadi 25 persen terhadap barang-barang China senilai US$200 miliar pada Jumat (10/5).

Trump juga mengutarakan rencana untuk mengenakan tarif lanjutan sebesar 25 persen pada impor China senilai US$325 miliar.

Bahkan dengan kemungkinan diberlakukannya tarif lebih lanjut, sebagian investor tetap optimistis bahwa perjanjian perdagangan antara kedua negara dapat tercapai. Hal itu kemungkinan yang menahan banyaknya penurunan pada Kamis.

“Kita mungkin melihat tarif akan diberlakukan besok [Jumat waktu setempat], tetapi itu akan diselesaikan. Terlalu tidak praktis bagi kedua pihak untuk memperpanjang ini menjadi perang dagang yang berlarut-larut,” ujar John Stoltzfus, chief investment strategist di Oppenheimer Asset Management.

Saham bahan baku dan teknologi membukukan penurunan tertajam di antara sektor-sektor pada S&P 500, masing-masing sebesar 0,8 persen dan 0,7 persen.

Saham produsen chip, yang memperoleh sebagian besar porsi pendapatannya dari China, lanjut turun, dengan indeks semikonduktor Philadelphia berakhir turun 1,2 persen.

Indeks tersebut telah turun 6 persen sepanjang pekan ini dan berada di laju untuk mencatat persentase penurunan mingguan terbesarnya sejak Desember.

Pergerakan Bursa Wall Street 9 Mei

Indeks

Level

Perubahan (persen)

Dow Jones

25.828,36

-0,54

S&P 500

2.870,72

-0,30

Nasdaq

7.910,59

-0,41

Sumber: Reuters

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
wall street, perang dagang AS vs China

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top