Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Realisasi Penerbitan SBN Tembus Rp330 Triliun pada Kuartal I/2019

Realisasi penerbitan surat berharga negara (SBN) bruto di sepanjang kuartal pertama 2019 mencapai Rp330,1 triliun. Nilai tersebut mencapai 39,98% dari target penerbitan SBN bruto di sepanjang 2019 senilai Rp825,7 triliun.
N. Nuriman Jayabuana
N. Nuriman Jayabuana - Bisnis.com 01 April 2019  |  18:16 WIB
SURAT UTANG NEGARA
SURAT UTANG NEGARA

Bisnis.com, JAKARTA - Realisasi penerbitan surat berharga negara (SBN) bruto di sepanjang kuartal pertama 2019 mencapai Rp330,1 triliun. Nilai tersebut mencapai 39,98% dari target penerbitan SBN bruto di sepanjang 2019 senilai Rp825,7 triliun.

Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jendral Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Loto Srinaita Ginting mengungkapkan pencapaian tersebut masih sesuai dengan proyeksi yang ditetapkan di dalam APBN 2019.

"Sejauh ini masih on track, minat asing dan domestik masih cukup favorable melihat instrumen Indonesia," ujarnya di Jakarta, Senin (4/1/2019).

Dirinya mengestimasi pemerintah akan menerbitkan SBN bruto sebesar 50%-60% di sepanjang semester pertama 2019. Berbagai instrumen yang diterbitkan mencakup SBN ritel, SBN valas, maupun SBN reguler.

Pembiayaan yang ditarik melalui penerbitan SBN tersebut disebutnya terutama dipergunakan untuk mendanai sejumlah program. Beberapa di antaranya meliputi proyek infrastruktur, peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan, serta dukungan pendanaan untuk pembangunan desa.

"Dana itu di-pooling dan didistribusikan ke dalam anggaran yang sudah ditetapkan di dalam APBN," ujarnya.

Sedangkan, SBN jatuh tempo di sepanjang kuartal pertama 2019 tercatat mencapai Rp148,1 triliun. Nilai tersebut mencapai 38% dari total utang jatuh tempo di sepanjang 2019 senilai Rp382,4 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi surat utang negara
Editor : Fajar Sidik
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top