Kurs Tengah Melemah 31 Poin, Mayoritas Mata Uang di Asia Terdepresiasi

Kurs jual ditetapkan di Rp14.273 per dolar AS, sedangkan kurs beli berada di Rp14.131 per dolar AS. Selisih antara kurs jual dan kurs beli adalah Rp142.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 27 Maret 2019  |  12:21 WIB
Kurs Tengah Melemah 31 Poin, Mayoritas Mata Uang di Asia Terdepresiasi
Karyawan menghitung mata uang rupiah dan dolar AS di Jakarta, Senin (1/7/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Rabu (27/3/2019) di level Rp14.202 per dolar AS, melemah 31 poin atau 0,22% dari posisi Rp14.171 pada Selasa (26/3).

Kurs jual ditetapkan di Rp14.273 per dolar AS, sedangkan kurs beli berada di Rp14.131 per dolar AS. Selisih antara kurs jual dan kurs beli adalah Rp142.

Adapun berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau melemah 40 poin atau 0,28% ke level Rp14.212 per dolar AS pada pukul 11.06 WIB dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Sebelumnya, rupiah dibuka dengan pelemahan 22 poin atau 0,16% di level Rp14.195 per dolar AS, setelah pada perdagangan Selasa (26/3/2019) ditutup menguat 12 poin atau 0,08% di posisi Rp14.173 per dolar AS.

Sepanjang perdagangan pagi ini, rupiah bergerak pada kisaran Rp14.193-Rp14.213 per dolar AS.

Rupiah melemah di saat mayoritas mata uang lainnya di Asia juga tertekan, dipimpin baht Thailand yang terdepresiasi 0,36%. Di sisi lain, yen Jepang menguat paling tajam sebesar 0,09%.

Sementara itu, indeks dolar AS yang merupakan ukuran kekuatan dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama, bergerak menguat 0,17% atau 0,162 poin di level 96,898 pada pukul 11.11 WIB.

Sebelumnya, indeks dolar AS dibuka menguat 0,01% atau 0,009 poin di level 96,745, setelah pada akhir perdagangan Selasa (26/3) ditutup menguat 0,18% atau 0,170 poin ke level 96,736.

Dilansir Reuters, dolar AS melanjutkan penguatan di hari Selasa, ketika imbal hasil obligasi Treasury bertenor 10 tahun rebound karena kenaikan saham di Wall Street.

"Minat terhadap dolar kembali dengan imbal hasil Treasury bangkit dari posisi terendah mereka, dan juga karena pandangan negatif terhadap ekonomi Eropa tidak menguntungkan mata uang mereka," kata Shin Kadota, analis senior di Barclays, seperti dikutip Reuters.

Kurs Transaksi Bank Indonesia (Rupiah)               

27 Maret

14.202

26 Maret

14.171

25 Maret

14.223

22 Maret

14.157

21 Maret

14.102

Sumber: Bank Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
nilai tukar rupiah, kurs dolar as, kurs tengah bank indonesia

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top