Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Saham Emiten Semen Bebani Industri Dasar, KOIN Terlemah

Pelemahan sejumlah saham emiten semen menyeret sektor industri dasar memimpin mayoritas sektor menekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Jumat (22/2/2019).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 22 Februari 2019  |  13:06 WIB
Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas Indonesia, Jakarta, Jumat (9/11/2018). - Bisnis/Abdullah Azzam
Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas Indonesia, Jakarta, Jumat (9/11/2018). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Pelemahan sejumlah saham emiten semen menyeret sektor industri dasar memimpin mayoritas sektor menekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Jumat (22/2/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan IHSG melemah 0,81% atau 52,69 poin ke level 6.485,07 pada akhir sesi I dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Kamis (21/2), IHSG berakhir di level 6.537,77 dengan penguatan 0,38% atau 24,98 poin. Indeks mulai tergelincir dari penguatannya ketika dibuka turun 0,30% atau 19,58 poin di posisi 6.518,19 pagi tadi.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di level 6.481,47 – 6.530,22.

Delapan dari sembilan sektor menetap di zona merah, dipimpin sektor industri dasar (-1,85%) dan konsumer (-1,15%). Hanya sektor perdagangan yang menetap sendiri di zona hijau dengan kenaikan 0,74%.

Saham sejumlah emiten semen seperti PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (INTP) yang masing-masing turun 2,90% dan 2,76% berada di antara yang membawa sektor industri dasar menekan pergerakan IHSG pada akhir sesi I.

Sementara itu, sebanyak 141 saham menguat, 200 saham melemah, dan 287 saham stagnan dari 627 saham yang diperdagangkan.

Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) dan PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) yang masing-masing turun 3,41% dan 1,58% menjadi penekan utama IHSG berdasarkan kapitalisasi pasar.

Adapun berdasarkan persentase, saham PT Kokoh Inti Arebama Tbk. (KOIN) yang anjlok 22,52% membukukan penurunan harga saham tertajam, disusul saham PT Tunas Alfin Tbk. (TALF) yang merosot 21,69%.

Berikut perincian saham pada IHSG pada akhir sesi I:

Lima saham penekan utama berdasarkan kapitalisasi pasar:

KodePerubahan
BMRI-3,41%
HMSP-1,58%
ASII-1,30%
TLKM-1,03%
BBNI-2,24%          

                 

Lima saham terlemah berdasarkan persentase:       

KodePerubahan
KOIN-22,52%        
TALF-21,69%
ALDO-18,25%
ATIC-8,00%
MBTO-6,58%

Sumber: Bloomberg         

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top