Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tekanan HMSP dan BBRI Membuat IHSG Berbalik Turun

Saham HMSP & BMRI menjadi penekan utama pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di zona merah pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Rabu (20/2/2019).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 20 Februari 2019  |  13:13 WIB
Pengunjung beraktivitas di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Rabu (13/2/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan
Pengunjung beraktivitas di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Rabu (13/2/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – Saham HMSP & BMRI menjadi penekan utama pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di zona merah pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Rabu (20/2/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan IHSG tergelincir turun 0,08% atau 5,24 poin ke level 6.489,42 pada akhir sesi I dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Selasa (19/2), IHSG berakhir di level 6.494,67 dengan koreksi 0,05% atau 3,15 poin. Indeks sempat rebound dari koreksinya bahkan menyentuh level 6.552 setelah dibuka naik 0,42% atau 27,14 poin di posisi 6.521,81 pagi tadi.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di level 6.487,83 – 6.552,15.

Sebanyak lima dari sembilan sektor menetap di zona merah, dipimpin sektor infrastruktur (-0,97%) dan aneka industri (-0,70%). Adapun empat sektor lainnya mampu menetap di zona hijau, dipimpin sektor industri dasar yang menguat 0,95%.

Secara sektoral, saham TLKM (-1,02%), FREN (-4,17%), JSMR (-1,96%), dan TBIG (-3,12%) menjadi penekan utama atas pelemahan sektor infrastruktur siang ini.

Sementara itu, sebanyak 196 saham menguat, 176 saham melemah, dan 255 saham stagnan dari 627 saham yang diperdagangkan.

Saham PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) yang masing-masing turun 2,11% dan 2,43% menjadi penekan utama pergerakan IHSG siang ini.

Berdasarkan persentase, saham PT Alkindo Naratama Tbk. (ALDO) yang anjlok 24,10% membukukan penurunan harga saham tertajam, disusul saham PT Trikomsel Oke Tbk. (TRIO) yang melemah 19,20%.

Berikut perincian saham pada IHSG pada akhir sesi I:

Lima saham penekan utama berdasarkan kapitalisasi pasar:

KodePerubahan
HMSP-2,11%
BMRI-2,43%
TLKM-1,02%
BBRI-0,77%
GGRM-2,18%          

Lima saham terlemah berdasarkan persentase:       

KodePerubahan
ALDO-24,10%        
TRIO-19,20%
YULE-17,31%
CLAY-9,12%
CSIS-8,44%

Sumber: Bloomberg         

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top