AKSI EMITEN 19 FEBRUARI: Kontraktor BUMN Berburu Proyek Kereta, Volume Penjualan INTP Capai 1,6 Juta Ton

Berita mengenai proyek perkeretaapian dan volume penjualan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. menjadi sorotan media nasional, Selasa (19/2/2019).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 19 Februari 2019  |  09:17 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai proyek perkeretaapian dan volume penjualan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. menjadi sorotan media nasional, Selasa (19/2/2019).

Berikut rincian topik utama di sejumlah media nasional:

Kontraktor BUMN Berburu Proyek Kereta. Sejumlah emiten kontraktor pelat merah turut membidik proyek perkeretapian yang diyakini perseroan akan menambah pundi-pundi keuangan. Direktur Perencanaan dan Pengembangan PT PP (Persero) Tbk. M. Aprindy mengungkapkan terdapat beberapa paket tender kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) terkait perkeretapian yang bakal diikuti pada 2019. (Bisnis Indonesia)

Volume Penjualan INTP Capai 1,6 Juta Ton. PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. mengantongi volume penjualan semen dan clinker sebesar 1,6 juta ton pada Januari 2019. (Bisnis Indonesia)

Emiten Tergiur Ceruk MBR. Pada akhir 2019, pemerintah menargetkan angka kebutuhan (backlog) rumah dapat turun dari 7,6 juta unit menjadi 5,4 juta unit. Besarnya backlog membuat sejumlah emiten properti terpikat untuk mendalami ceruk bisnis di segmen masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). (Bisnis Indonesia)

Penjualan SIDO Naik 7,36%. PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. mencatatkan pertumbuhan penjualan sebesar 7,36% sepanjang 2018. Segmen jamu herbal dan suplemen menjadi kontributor utama penjualan sebesar 66,72%. (Bisnis Indonesia)

Garuda Bidik Laba Bersih Rp1 Triliun. PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) menargetkan laba bersih sebesar Rp1 triliun di sepanjang tahun ini. Untuk mendukung target itu, manajemen Garuda Indonesia melakukan berbagai maneuver. (Kontan)

Bali United Mulai Proses Rencana IPO Saham. Klub sepak bola Bali United siap melangsungkan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham dalam waktu dekat. Bali United telah mengajukan berkas-berkas persyaratan IPO ke Bursa Efek Indonesia (BEI). (Investor Daily)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kinerja emiten, aksi emiten

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top