Jakarta Islamic Index Rebound Usai Empat Hari Melemah

Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), berhasil mempertahankan reboundnya dan berakhir di zona positif pada perdagangan hari ini, Rabu (13/2/2019), memutuskan rangkaian koreksi empat hari beruntun sebelumnya.
Renat Sofie Andriani | 13 Februari 2019 18:54 WIB
Jakarta Islamic Index. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), berhasil mempertahankan reboundnya dan berakhir di zona positif pada perdagangan hari ini, Rabu (13/2/2019), memutuskan rangkaian koreksi empat hari beruntun sebelumnya.

Berdasarkan data Bloomberg, JII ditutup naik 0,19% atau 1,35 poin di level 699,92 dari level penutupan perdagangan sebelumnya. Pada perdagangan Selasa (12/2/2019), JII ditutup melorot 1,66% atau 11,79 poin di posisi 698,57.

Indeks syariah mulai rebound ketika dibuka di zona hijau dengan kenaikan 0,52% atau 3,60 poin di level 702,18. Sepanjang perdagangan hari ini, JII bergerak di level 694,41-704,48.

Sebanyak 11 saham menguat, 17 saham melemah, dan 2 saham stagnan dari 30 saham yang diperdagangkan.

Saham PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. (TPIA) dan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. yang masing-masing naik 3,24% dan 3,05% menjadi pendorong utama rebound JII hari ini.

Berbanding terbalik dengan JII, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal mempertahankan reboundnya dan berakhir terkoreksi di zona merah pada akhir perdagangan hari kelima beruntun.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup turun 0,11% atau 7,21 poin di level 6.419,12 dari level penutupan perdagangan sebelumnya. Pada perdagangan Selasa (12/2), IHSG berakhir di level 6.426,32 dengan pelemahan 1,06% atau 68,68 poin.

Indeks sempat rebound dari pelemahannya ketika dibuka di zona hijau dengan kenaikan 0,29% atau 18,85 poin di level 6.445,18 pagi tadi. Level penutupan yang hari ini adalah yang terendah sejak 16 Januari.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak fluktuatif di level 6.398,89 – 6.456,57.

Tiga dari sembilan sektor dalam IHSG berakhir di teritori negatif, dipimpin sektor finansial yang melemah 0,87%. Enam sektor lainnya mampu berakhir di zona positif, dipimpin industri dasar dan tambang yang masing-masing naik 1,49% dan 1,07%.

Dari 627 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 218 saham menguat, 208 saham melemah, dan 201 saham stagnan.

Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) yang masing-masing turun 2,36% dan 1,56% menjadi penekan utama atas berlanjutnya pelemahan IHSG.

Di sisi lain, saham PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) dan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. (TPIA) yang masing-masing naik 2,23% dan 3,24% menjadi pendorong sekaligus membatasi besarnya koreksi IHSG hari ini.

Saham-saham syariah yang mendorong indeks JII hari ini:

Kode

(%)

TPIA

+3,24

SMGR

+3,05

UNTR

+1,71

ANTM

+5,21

UNVR

+0,31

Saham-saham syariah yang menekan indeks JII hari ini:           

Kode

(%)

TLKM

-0,79

PGAS

-2,90

PTBA

-1,67

EXCL

-2,42

ADRO

-1,18

Sumber: Bloomberg

Tag : IHSG, indeks syariah
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top