Pasokan Minyak Dunia Tahun ini Terancam

Pasokan minyak dunia diperkirakan akan berkurang pada tahun ini, karena krisis Venezuela. Kepala Kuwait Petroleum Corp Hashem Hashem mengatakan, pasokan minyak global bisa terpukul tahun ini oleh penurunan besar dalam ekspor dari Venezuela.
Dika Irawan | 05 Februari 2019 19:50 WIB
Harga minyak naik - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA — Pasokan minyak dunia diperkirakan akan berkurang pada tahun ini, karena krisis Venezuela.  Kepala Kuwait Petroleum Corp Hashem Hashem mengatakan, pasokan minyak global bisa terpukul tahun ini oleh penurunan besar dalam ekspor dari Venezuela.

Pemerintahan Trump telah memberlakukan sanksi besar pada perusahaan minyak milik negara Venezuela, PDVSA. Sanksi  bertujuan sangat mengekang ekspor minyak mentah anggota OPEC itu ke Amerika Serikat dan menekan Presiden Nicolas Maduro untuk mundur.

"Salah satu risiko kekurangan pasokan yang diketahui pada 2019 akan mencakup penurunan berkelanjutan produksi minyak mentah Venezuela di luar ekspektasi saat ini," kata Hashem pada konferensi industri di Kuwait, dikutip dari Reuters, Selasa (5/2/2019).

Namun, faktor yang tidak terprediksi baru-baru ini telah menjadi persepsi pasar tentang potensi kekurangan pasokan. Terutama dari tekanan geopolitik yang telah menyebabkan gangguan pasokan di masa lalu. “Serta karenanya menjadi ancaman nyata bagi 2019."

Hashem melanjutkan, ancaman perang dagang AS-Cina dan beragam pesan dari Amerika Serikat mengenai kemungkinan akan menaikkan suku bunga menyebabkan volatilitas di pasar saham global. Hal itu pun dapat meningkatkan volatilitas harga minyak tahun ini.

Untuk diketahui, OPEC, Rusia dan produsen non-OPEC lainnya - aliansi yang dikenal sebagai OPEC + - bersepakat pada Desember tahun lalu untuk mengurangi pasokan sebesar 1,2 juta barel per hari mulai 1 Januari.

Tag : Harga Minyak
Editor : Gajah Kusumo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top